BREAKING NEWS
 

Film Akal Imitasi Tegaskan Peran Guru Tak Tergantikan oleh AI

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 30 Juli 2026 19:13 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan, DL Entertainment memperkenalkan film Akal Imitasi melalui pemutaran khusus (special screening) di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Film ini mengangkat pesan bahwa secanggih apa pun teknologi berkembang, peran guru sebagai pendidik dan pembentuk karakter tidak akan pernah tergantikan.

Mengusung tema yang relevan dengan perkembangan zaman, Akal Imitasi menawarkan perspektif baru mengenai hubungan manusia dan teknologi, khususnya pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran.

Film ini mengajak penonton melihat bahwa AI merupakan alat yang dapat membantu proses belajar, namun tidak dapat menggantikan peran guru sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus pembentuk karakter generasi bangsa.

Produser DL Entertainment, Liani Kawati mengatakan, Akal Imitasi dipersembahkan sebagai kado Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli.

Baca juga : Partai Ummat Tegaskan Dukung Prabowo Berantas Korupsi hingga Tuntas

"Akal Imitasi kami dedikasikan sebagai kado Hari Anak Nasional. Kami berharap film ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia dan menjadi ruang refleksi bersama tentang masa depan pendidikan. Secanggih apa pun teknologi berkembang, peran guru dalam mendidik, membimbing, menanamkan nilai, dan membentuk karakter anak-anak tidak akan pernah tergantikan," ujar Liani.

Menurutnya, perkembangan AI seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran apabila dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab.

Special screening di Jakarta menjadi langkah awal memperkenalkan pesan tersebut kepada publik sebelum film diputar secara bertahap di berbagai daerah melalui program pemutaran khusus yang dipadukan dengan diskusi mengenai pendidikan, literasi digital, dan pemanfaatan AI secara etis.

Adsense

DL Entertainment berharap, rangkaian roadshow tersebut menjadi ruang dialog antara dunia pendidikan, orang tua, pelajar, pemerintah, dan masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan.

Associated Producer DL Entertainment, Bagus Hariyanto, mengatakan berbeda dengan film bertema kecerdasan buatan yang umumnya berfokus pada ancaman teknologi, Akal Imitasi menghadirkan sudut pandang yang lebih seimbang.

Baca juga : Filep Wamafma Minta Dosen Swasta di Daerah 3T Diperhatikan

"Film ini menunjukkan bahwa AI dapat menjadi mitra pembelajaran yang bermanfaat apabila digunakan secara etis. Sementara guru, orang tua, dan interaksi antarmanusia tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi masa depan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Komunikasi dan Politik, Arnanto Nurprabowo, menyambut baik kehadiran film Akal Imitasi.

Menurutnya, kemunculan berbagai platform AI seperti ChatGPT, Gemini, dan Meta AI membuat masyarakat, khususnya para pelajar, semakin dekat dengan teknologi tersebut.

"Yang berbahaya saat ini adalah munculnya pertanyaan, apakah masih perlu sekolah? Ini tentu akan berbahaya bagi generasi penerus kita," kata Arnanto.

Karena itu, ia menilai diperlukan upaya mitigasi agar anak-anak tidak keliru memahami AI dan orang tua tidak salah menyimpulkan peran teknologi tersebut.

Baca juga : Qodari: Digitalisasi Bansos Wujudkan Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran

"Ironisnya, jika pemahamannya salah tentu akan berbahaya, apalagi menyangkut penilaian anak terhadap guru," tegasnya.

Arnanto berharap, Akal Imitasi dapat menjadi tontonan edukatif yang memberikan panduan bagi guru, orang tua, dan anak-anak dalam menyikapi perkembangan AI secara bijaksana.

"Semoga film ini bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat dan menjadi film edukasi terbaik dalam menyikapi perkembangan teknologi yang berkembang pesat ini," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense