RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Mercu Buana melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan kegiatan bertema “Sosialisasi dan Pengenalan Sistem Learning Management System (LMS) dalam Menunjang Pembelajaran”, di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Amari, Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), DKI Jakarta, Senin (22/9/2025).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital pendidikan non-formal. Learning Management System diperkenalkan sebagai media pembelajaran berbasis teknologi informasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, literasi digital, serta efektivitas proses belajar mengajar di PKBM Amari.
Baca juga : Mantan Kepala PCO Hasan Nasbi Kini Jadi Komisaris Pertamina
Ketua Tim Pengabdian, Prof. Setiyo Budiyanto (Prodi Teknik Elektro), menjelaskan bahwa penerapan LMS di PKBM Amari menjadi solusi atas keterbatasan literasi digital dan kebutuhan akan media pembelajaran daring yang lebih terstruktur.
“Dengan adanya LMS, guru dan peserta didik dapat mengakses materi ajar, mengumpulkan tugas, hingga mengikuti diskusi secara lebih fleksibel dan interaktif,” ungkapnya.
Baca juga : Sosialisasi Bareng Mandiri, Ara Kenalkan KUR Perumahan Rp130 T Di Jabar
Anggota tim pengusul terdiri dari Irmulansati Tomohardjo (Prodi Ilmu Komunikasi) dan Fauzi Nur Iman (Prodi Teknik Informatika). Ketiga rumpun ilmu ini dapat mengakselerasi kebutuhan mitra, agar lebih produktif dalam mendukung proses pembelajaran.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan penggunaan LMS bagi guru, staf, dan peserta didik PKBM Amari. Para dosen tim pengusul dan mahasiswa dari Universitas Mercu Buana turut berperan aktif sebagai fasilitator dalam pendampingan teknis, mulai dari pengenalan fitur, manajemen konten, hingga simulasi pembelajaran digital. Kegiatan pengabdian ini diikuti 30 peserta didik PKBM Amari.
Baca juga : Eks Menlu Dan Kepala Seskab Siap Maju Jadi PM Jepang
Kepala PKBM Amari, Akmal Nur Rizkillah, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. “Penggunaan LMS sangat bermanfaat untuk meningkatkan mutu pembelajaran di PKBM Amari, sekaligus mendukung visi kami dalam menyiapkan peserta didik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ungkapnya.
Program pengabdian ini juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui kegiatan ini, diharapkan SDM PKBM Amari semakin siap menghadapi tantangan era digital sekaligus memperluas akses pendidikan yang inklusif. Pembiayaan program ini dari program HIBA PKM (pengabdian kepada masyarakat) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, tahun anggaran 2025.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.