BREAKING NEWS
 

Tim Ekspedisi Patriot IPB Olah Mi Jagung Tahan Lama Di Kawasan Transmigrasi

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Selasa, 14 Oktober 2025 17:27 WIB
Tim Ekspedisi Patriot IPB University menggelar pelatihan pembuatan mi jagung dengan teknologi sederhana di kawasan Transmigrasi Mutiara, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. (Foto: Dok. Tim Ekspedisi Patriot IPB University)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Ekspedisi Patriot IPB University Kawasan Transmigrasi Mutiara (Muna Timur Raya) melaksanakan pelatihan pembuatan prototype produk hilirisasi komoditas unggulan spesifik di Kawasan Transmigrasi Mutiara, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari IPB University, Dase Hunaefi, yang memberikan materi tentang pembuatan mi jagung dengan teknologi sederhana untuk memperpanjang masa simpan produk.

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teknik pengolahan, tetapi juga memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya inovasi pangan lokal sebagai bentuk hilirisasi komoditas pertanian daerah.

Secara geografis, Kawasan Transmigrasi Mutiara memiliki potensi sumber daya lahan yang luas dan subur, menjadikannya wilayah yang sangat potensial untuk pengembangan tanaman jagung.

Baca juga : Anak Nelayan Jadi Ahli Gizi MBG: Lelah Hilang Saat Baca Ucapan Terima Kasih Dari Siswa

Namun demikian, kebutuhan nasional terhadap jagung baik untuk pangan maupun pakan, hingga kini masih belum sepenuhnya terpenuhi.

Hal ini membuka peluang besar bagi daerah seperti Mutiara untuk berkontribusi dalam peningkatan produksi sekaligus pengolahan hasil jagung.

Adsense

“Pelatihan ini sangat bermanfaat dalam rangka memajukan pangan lokal. Atas nama Desa Raimuna, saya mengucapkan terima kasih kepada Tim Ekspedisi Patriot IPB dan juga pemateri yang telah hadir dari jauh ke sini,” ujar Kepala Desa Raimuna, Syahid Adha, dalam keterangannya, Selasa (14/10/2025).

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Muna juga memberikan pesan motivatif kepada peserta.

Baca juga : Hadiri WCD 2025, Tim Ekspedisi Patriot UGM Turun Tangan Bersihin Pantai Di Abdya

“Mari manfaatkan kesempatan ini bersama-sama dalam rangka upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat transmigrasi Mutiara. Kesempatan ini adalah kesempatan emas yang diberikan oleh Tim Ekspedisi Patriot IPB,” ujar Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Muna, Syahrir.

Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan bagaimana menggunakan bahan pengawet pangan yang diizinkan oleh BPOM, seperti natrium sorbat, natrium benzoat, dan kalsium propionat (purok) sesuai dosis aman untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan menjaga kualitas mi jagung.

Melalui kombinasi teknik pengeringan, pengendalian pH, dan penggunaan pengawet yang tepat, mi jagung hasil pelatihan diharapkan memiliki masa simpan lebih lama tanpa mengubah cita rasa dan tekstur produk.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Muna, Kepala Desa Raimuna, serta masyarakat desa di kawasan transmigrasi Mutiara (Desa Raimuna, Desa Langkoroni, Desa Pohorua, & Kelurahan Labunia).

Baca juga : Tepis Tudingan Manipulasi, Dharma Jaya Tegaskan Laporan Pajak Sesuai Aturan Dan Transparan

Dase menyebut, melalui kegiatan ini, Tim Ekspedisi Patriot IPB University berupaya memperkuat diversifikasi pangan lokal olahan sebagai langkah strategis menghadapi ketergantungan terhadap pangan berbasis gandum dan beras.

"Inovasi seperti mi jagung yang tahan lama diharapkan menjadi solusi nyata untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, memperpanjang umur simpan produk, dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa," pungkas Dase.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense