RM.id Rakyat Merdeka - Universitas Siber Asia (UNSIA), perguruan tinggi berbasis full online pertama di Indonesia, menggelar Wisuda Sarjana Periode I Tahun Akademik Ganjil 2025/2026 yang ke-5, di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (6/8/2026). Perhelatan ini mencatatkan sejarah baru karena untuk pertama kalinya kelulusan UNSIA diselenggarakan di lokasi bersejarah ikon kebudayaan nasional TMII, menegaskan sinergi antarkekuatan teknologi modern dan akar budaya bangsa.
Wisuda bertajuk “Digital Talent for Village Sustainability: Membangun Indonesia dari Akar, Bergerak dengan Teknologi” ini diikuti 1.098 wisudawan (478 hadir secara luring/onsite dan 608 daring/online). Para lulusan tersebar dari Sabang hingga Merauke serta mancanegara seperti Bulgaria dan Taiwan.
Ketua Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK), Dr. Ramlan Siregar, M.Si. menegaskan teknologi harus menjadi jembatan pemerataan pendidikan, bukan sekadar simbol kemajuan. Misi besar UNSIA sejak awal didirikan oleh YMIK adalah memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) nasional dengan meruntuhkan hambatan ekonomi, geografis, serta keterbatasan waktu.
Baca juga : Dermaga Pasar Terapung TMII Jadi Sarana Edukasi Budaya Bagi Pelajar
“Talenta digital tidak hanya untuk industri perkotaan, tetapi harus hadir memberi solusi bagi pertanian cerdas, layanan publik, dan kesejahteraan di desa-desa yang menjadi akar kehidupan bangsa,” ujarnya.
Akselerasi Jadi "AI Innovator University"
Salah satu poin utama dan kekuatan strategis yang ditekankan dalam wisuda kali ini adalah langkah cepat UNSIA yang saat ini tengah aktif bertransformasi menjadi AI Innovator University. UNSIA melakukan berbagai terobosan konkret untuk membangun ekosistem akademik berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang komprehensif, mencakup:
Penguatan Kompetensi Dosen & Mahasiswa: Menggelar serangkaian workshop intensif integrasi AI dalam pembelajaran bagi seluruh dosen dan mahasiswa untuk memastikan literasi serta penerapan AI pada standar tertinggi.
- Kemitraan Strategis dengan Google: Bekerja sama secara erat dengan Google untuk memanfaatkan ekosistem platform Google, termasuk melibatkan lebih dari 6.000 mahasiswa dalam program Gemini Academy Master Trainer: Training of Trainers (ToT) & Sertifikasi Internasional Gemini Certified University Students. Melalui langkah ini, UNSIA resmi menjadi Google AI Lab University pertama di Indonesia dan tengah menuju status Google Reference University.
- Menghadirkan Pakar AI Tingkat Dunia: Membekali jajaran pengajar dengan kepakaran global dengan mendatangkan pakar AI terkemuka dari Korea Selatan, Prof. Kangbin Yim dari Soonchunhyang University Korea, yang saat ini turut hadir dan bergabung sebagai salah satu Guru Besar di UNSIA.
Baca juga : AIA Vitality Women’s 10K 2026 Siap Digelar di TMII
“UNSIA tidak hanya beradaptasi dengan perkembangan zaman, tetapi kami secara aktif mentransformasi diri menjadi AI Innovator University. Melalui pelatihan terstruktur untuk dosen dan mahasiswa, kolaborasi ekosistem penuh bersama Google, hingga kehadiran pakar kelas dunia seperti Prof. Kangbin Yim dari Korea Selatan, kami memastikan civitas akademika UNSIA memiliki kepakaran AI unggulan yang siap memimpin industri masa depan,” ujar Rektor UNSIA, Jan Youn Cho, BA, MPA, Ph.D., CPA
Apresiasi Pejabat Negara & Tokoh Inspiratif
Acara ini dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Prof. Abdul Harris, M.Sc, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc, Kepala Tim Pembelajaran dan Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah III, Dian Rusdiana, dan Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman.
Mereka memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi UNSIA dalam menyediakan pendidikan inklusif bagi pembangunan desa digital. Selain itu, aktris, pengusaha, dan filantropis Cinta Laura Kiehl turut hadir menyampaikan orasi inspiratif untuk membakar semangat para lulusan agar mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Peringkat Dunia & WURI 2026
Baca juga : Dukung Wisata Aman, Jasaraharja Putera Serahkan Ambulans Listrik Ke TMII
Transformasi digital dan mutu akademik UNSIA terbukti lewat torehan rekor internasional pada tahun 2026:
- Pemeringkatan Internasional Pencapaian UNSIA (2026) THE Sustainability Impact Ratings 2026 Peringkat Global #1001–1500 (Partisipasi Perdana) atas kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) PBB.
- WURI (World University Rankings for Innovation) Peringkat #309 Dunia (Top 500 Global), naik dari peringkat 383 pada tahun sebelumnya.
- Inovasi Kurikulum Kesiapan Masa Depan (WURI) Peringkat #12 Dunia (Curricular Innovation for Future-Readiness).
- Transformasi Digital & AI (WURI) Peringkat #29 (Infrastruktur/Teknologi) & #40 (Digital & AI Transformation).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.