Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjalankan kegiatan penjualan produk atau jasa secara langsung kepada konsumen. Penjualan sangat penting karena berkaitan langsung dengan pendapatan, sehingga pelaku usaha perlu memperhatikan bagaimana penjualan direncanakan, dilaksanakan, dicatat, dan dievaluasi.
Salah satu alat perencanaan penjualan adalah anggaran penjualan, yaitu perkiraan jumlah penjualan dan pendapatan dalam suatu periode. Dengan anggaran tersebut, pelaku usaha memiliki gambaran kondisi penjualan dan dapat menyesuaikan kegiatan usahanya. Pada praktiknya, cara menyusun anggaran berbeda pada setiap usaha, bergantung pada pengalaman dan kondisi masing-masing. Salah satunya yang dijalankan UMKM Svarga Dimsum, di Jalan Raya Abdul Gani, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.
Pemilik menyatakan, perkiraan anggaran dibuat pada periode-periode tertentu, tetapi dasarnya adalah anggaran harian. Anggaran penjualan dinilai sangat penting, supaya cash flow bisa dilihat dengan jelas serta untuk melihat laba dan rugi dari total penjualan harian maupun bulanan.
Pencatatan dan evaluasi dilakukan melalui program loyalty card, yaitu merangkum pelanggan yang telah mendapatkan atau mengklaim promo. Pelanggan mengumpulkan 10 stempel untuk memperoleh 1 produk gratis, dan program berjalan berkala (bulanan atau tahunan).
Harga jual ditentukan dari kualitas produk, bahan baku terbaik, dan HPP. Menurut pemilik, pelanggan akan menerima harga yang agak tinggi karena sudah mengetahui kualitas produk.
Daya beli cenderung menurun pada tanggal tua dan membaik pada tanggal muda (setelah gajian). acara tertentu juga dapat meningkatkan daya beli.
Media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan WhatsApp dipakai karena anggaran promosi UMKM sangat kecil.
Analisis
Baca juga : Seberapa Banyak SDM yang Dibutuhkan? Memahami Teknik Prakiraan Tenaga Kerja
Anggaran berbasis data harian. Penggunaan anggaran harian sebagai dasar membuat pemilik dekat dengan kondisi penjualan riil dan dapat melihat pola dari waktu ke waktu. Kelebihannya adalah perkiraan bersumber dari pengalaman nyata. Kelemahannya, wawancara tidak menunjukkan adanya target tertulis per periode yang dibandingkan dengan realisasi, sehingga evaluasi masih bersifat pengamatan.
Loyalty card sebagai promosi sekaligus basis data. Sistem 10 stempel mendorong pembelian berulang dan menghasilkan data pelanggan yang direkap. Namun data yang direkap baru berupa siapa yang mengklaim promo; belum terlihat analisis lanjutan, misalnya frekuensi pembelian atau dampak program terhadap omzet.
Anggaran dan arus kas. Pemilik memahami fungsi anggaran untuk menjaga arus kas dan memantau laba rugi. Ini menunjukkan kesadaran akan fungsi pengendalian keuangan, meskipun bentuknya belum formal.
Harga berbasis HPP dan kualitas. Pendekatan ini sehat karena harga tidak ditetapkan sekadar menyaingi pesaing. Risikonya, harga yang tinggi dapat menekan volume ketika daya beli konsumen sedang turun (tanggal tua).
Pola musiman bulanan. Pengamatan atas tanggal muda dan tanggal tua merupakan informasi berharga untuk meramalkan penjualan dan menjadwalkan promosi.
Media sosial. Pemanfaatan media sosial sesuai dengan keterbatasan dana promosi UMKM dan dipakai baik untuk promosi rutin maupun untuk memulihkan penjualan.
Secara keseluruhan, kegiatan perkiraan anggaran, promosi, pencatatan, evaluasi, dan pemantauan daya beli saling berkaitan dan mendukung keberlangsungan usaha, tetapi masih bersandar pada pengalaman pemilik.
Keterkaitan dengan Teori Penganggaran Perusahaan
Baca juga : BAZNAS-BCA Syariah Latih 33 Mustahik Kembangkan Usaha Berbasis AI
Dalam teori penganggaran, anggaran berfungsi sebagai alat perencanaan, koordinasi, dan pengendalian kerja (Munandar, 2001). Anggaran penjualan biasanya menjadi anggaran pertama yang disusun karena menjadi dasar anggaran lain, seperti anggaran produksi, pembelian bahan, dan biaya. Penyusunannya didahului peramalan penjualan dengan mempertimbangkan data penjualan masa lalu, kondisi ekonomi, daya beli, persaingan, dan kegiatan promosi.
Jika dibandingkan dengan hasil wawancara:
- Perencanaan. Penggunaan penjualan harian sebagai dasar sejalan dengan peramalan berbasis data historis. Pertimbangan daya beli awal dan akhir bulan sejalan dengan faktor musiman dan kondisi ekonomi konsumen dalam peramalan.
- Pengendalian. Pemantauan arus kas serta laba rugi harian dan bulanan sesuai dengan fungsi pengendalian. Namun pengendalian yang utuh menuntut perbandingan antara anggaran dan realisasi beserta analisis selisihnya (Garrison, Noreen, & Brewer, 2015), yang belum tampak dilakukan secara formal.
- Koordinasi. Keterkaitan penjualan, promosi, dan harga menunjukkan koordinasi antarkegiatan, tetapi anggaran penjualan belum terlihat dijadikan dasar untuk anggaran pembelian bahan baku atau kas.
- Promosi dan harga. Loyalty card dan media sosial merupakan bagian dari bauran promosi, dan penetapan harga berbasis biaya dan kualitas sesuai konsep penetapan harga dan nilai produk di mata konsumen (Kotler & Keller, 2016).
Dengan demikian, praktik UMKM ini sudah memuat unsur-unsur dasar penganggaran, tetapi dalam bentuk informal dan belum menyertakan target tertulis serta evaluasi selisih.
Pendapat dan Rekomendasi
Menurut kami, UMKM ini sudah berada di jalur yang tepat karena pemiliknya menyadari pentingnya anggaran bagi arus kas dan memanfaatkan data pelanggan untuk evaluasi. Pernyataan bahwa belum ada kendala patut dicermati; tanpa target tertulis, kendala memang sulit terlihat karena tidak ada pembanding. Rekomendasi kami:
- Susun target penjualan bulanan tertulis dari rata-rata penjualan harian, lalu sesuaikan antara tanggal muda dan tanggal tua serta hari-hari acara.
- Bandingkan target dengan realisasi setiap akhir bulan dan catat penyebab selisihnya sebagai bahan evaluasi.
- Analisis data loyalty card lebih jauh, misalnya jumlah pelanggan aktif, frekuensi pembelian, dan kenaikan omzet saat program berjalan, serta hitung biaya produk gratis terhadap manfaatnya.
- Buat anggaran kas sederhana (pemasukan dan pengeluaran per minggu) agar arus kas yang "sehat" dapat diukur.
- Jadwalkan promosi di media sosial lebih dulu pada tanggal tua, bukan hanya setelah penjualan turun, dan ukur hasilnya (misalnya jumlah pesanan dari tiap platform).
- Tinjau harga secara berkala terhadap perubahan HPP dan daya beli, termasuk opsi paket hemat pada tanggal tua.
Kesimpulan
Anggaran penjualan berperan penting bagi UMKM yang diwawancarai. Perkiraan anggaran disusun dari anggaran harian dan dimanfaatkan untuk melihat arus kas serta laba dan rugi. Penjualan didorong dengan loyalty card periodik (10 stempel untuk 1 produk gratis) yang sekaligus menjadi alat pencatatan dan evaluasi pelanggan. Harga jual ditentukan berdasarkan kualitas produk, bahan baku, dan HPP; daya beli konsumen yang berbeda antara awal dan akhir bulan diperhatikan; dan media sosial dipakai untuk promosi berbiaya kecil serta menghadapi penurunan penjualan. Praktik ini sejalan dengan fungsi dasar penganggaran, tetapi masih sederhana, berbasis pengalaman, dan belum memuat target serta analisis selisih yang formal.
Saran
- Bagi pelaku UMKM: mulai menyusun target penjualan tertulis, membandingkannya dengan realisasi, dan mengolah data loyalty card menjadi bahan keputusan.
- Bagi peneliti berikutnya: melibatkan lebih banyak narasumber dari beragam jenis usaha dan membandingkan data penjualan aktual dengan anggaran agar kesimpulan lebih kuat.
Baca juga : BSI Perluas Akses Pasar Global UMKM di Business Hub International Expo 2026
Daftar Pustaka
Garrison, R. H., Noreen, E. W., & Brewer, P. C. (2015). Managerial Accounting (15th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Harlow: Pearson Education.
Mulyadi. (2001). Akuntansi Manajemen: Konsep, Manfaat, dan Rekayasa (Edisi 3). Jakarta: Salemba Empat.
Munandar, M. (2001). Budgeting: Perencanaan Kerja, Pengkoordinasian Kerja, Pengawasan Kerja. Yogyakarta: BPFE.
Powered by Froala Editor
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.