Sebelumnya
Arsjad bilang, BEC adalah salah satu langkah penting untuk menciptakan stabilitas dan kemakmuran di ASEAN.
“Melalui proyek-proyek ekonomi yang melibatkan Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam, Good Neighbor Policy dapat diimplementasikan efektif. Ini memberikan manfaat tidak hanya buat Indonesia, tetapi juga bagi seluruh wilayah ASEAN,” jelasnya.
Pada forum tersebut, Arsjad mengatakan, Indonesia telah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Target itu fokus pada ketahanan pangan, transisi energi, digitalisasi dan pembangunan sumber daya manusia.
Baca juga : Sekolah Swasta Gratis Diperluas Ke Madrasah
Dengan komitmen memperkuat integrasi ekonomi di ASEAN, Indonesia berharap dapat mempercepat transformasi ekonomi, mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan berkontribusi pada kemakmuran kawasan secara keseluruhan.
“Melalui kerja sama yang erat di ASEAN, kita bersama-sama membangun masa depan yang lebih stabil dan makmur bagi seluruh masyarakat di kawasan ini,” tutup Arsjad.
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia berkomitmen memfasilitasi dialog dan kerja sama antara negara-negara anggota ASEAN dalam berbagai isu penting.
Baca juga : ‘Sang Palu’ Ancam Getok Haaland
Indonesia juga berharap dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam merespons tantangan dan peluang di kawasan Asia Tenggara.
ASEAN diprediksi menjadi kekuatan ekonomi global dan menduduki peringkat keempat dunia pada 2040. Dengan populasi lebih 650 juta orang, yang sebagian besarnya adalah tenaga kerja muda dengan literasi teknologi yang tinggi.
ASEAN juga diakui sebagai salah satu kawasan yang stabil dalam Indopasifik, dengan pertumbuhan yang positif dan stabilitas politik yang relatif baik.
Baca juga : Garuda Sikat Korea Dan China
Menurut Airlangga, Indonesia berkomitmen memajukan transformasi ekonomi, energi dan teknologi di ASEAN guna mencapai dampak positif bagi seluruh kawasan. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Sabtu, 31 Agustus 2024 dengan judul "Bos Kadin Bicara Posisi Strategis Asia Tenggara, Negara ASEAN Harus Siap Hadapi Tantangan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.