RM.id Rakyat Merdeka - Program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang diluncurkan Pemerintah dinilai sukses. Kegiatan ini sangat mendukung pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Harbolnas diluncurkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman, pada 6 Desember 2024. Harbolnas berlangsung selama sepekan, yakni pada 10-16 Desember 2024.
Airlangga mengatakan, Harbolnas tahun 2024 berhasil mencatatkan total transaksi sebesar Rp 31,2 triliun, dengan rata-rata pembelian per orang mencapai Rp 318.000.
Baca juga : Hati-hati, Pesta Kembang Api Bisa Sulut Kebakaran
“Hal ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Tidak kurang dari 98 juta pelanggan memanfaatkan momentum Harbolnas,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi Kemenko Perekonomian, Sabtu (28/12/2024).
Capaian ini mengalami peningkatan sekitar 21,4 persen year-on-year (yoy) dibandingkan transaksi pada 2023 yang mencapai Rp 25,7 triliun.
Produk lokal pun mendominasi penjualan Harbolnas dengan porsi 52 persen dan mencetak transaksi senilai Rp 16,1 triliun atau naik 31 persen (yoy).
Baca juga : Manchester United Vs Newcastle United, Setan Merah Di Bawah Tekanan
Menurut Airlangga, tingginya minat masyarakat mencerminkan peningkatan kesadaran untuk mendukung produk dalam negeri melalui platform e-commerce.
“Program Harbolnas diharapkan mampu mendorong daya beli masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar domestik dan internasional,” harapnya.
Pemerintah, lanjut Airlangga, terus mendorong promosi dan kampanye agar masyarakat lebih memilih produk lokal.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.