RM.id Rakyat Merdeka - Head of Large Corporate Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Anthonius Sehonamin menyebutkan sejumlah tantangan pembiayaan hijau di Indonesia.
Menurut Anthonius, tantangan pertama adalah mengenai pemahaman yang masih kurang dalam mengenai transisi energi itu sendiri.
"Yang kedua dalah bahwa informasi dan data statistik tentang proyek hijau tidak mudah didapatkan sehingga masalah sosialisasi juga masih menjadi tantangan," ujar Anthonius di acara Media Briefing DBS Asian Insights Conference 2025 di Jakarta, Rabu (21/5/2025).
Baca juga : Pidato Di Stanford, AHY: RI Siap Dorong Pembangunan Berkelanjutan Dan Adil
Anthonius optimistis proyek-proyek hijau akan semakin bertumbuh di masa mendatang.
Menurutnya DBS Indonesia berkomitmen untuk membantu ekosistem, hingga menyelenggarakan pendampingan sektor-sektor dan produk-produk.
Hadir pula di kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi membahas soal pemerintahan baru dan kebijakan seperti program makan bergizi gratis (MBG).
Sesi ini dapat memberikan perspektif bagi pelaku usaha untuk menyelaraskan strategi bisnis mereka dengan arah dan prioritas kebijakan pemerintah ke depan.
Lebih lanjut Anthonius mengatakan, DBS Indonesia terus mendorong pembiayaan berkelanjutan yang tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis, tetapi juga dekarbonisasi menuju Net Zero Emission 2050.
"Hal ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi ‘Best Bank for a Better World’," ujar Anthonius.
Baca juga : Kilang Pertamina Pastikan Avtur Cukup untuk Dukung Musim Haji 2025
Diskusi ini juga turut menghadirkan dua wirausaha sosial selaku DBS Foundation Grantee, yaitu Du Anyam dan Adena Coffee, yang membagikan wawasan seputar peran inovasi dan kepedulian terhadap isu sosial dalam membangun ekonomi inklusif.
Melalui model bisnis berbasis komunitas ini, mereka menunjukkan bagaimana dampak sosial dapat berjalan seiringan dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan keberlanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.