BREAKING NEWS
 

Kado HUT Ke-80 RI, Produksi Migas Pertamina Prabumulih Melonjak Tajam

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Selasa, 19 Agustus 2025 13:19 WIB
Foto udara suasana Stasiun Pengumpul Gas (SPG) Lembak, di Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. SPG Lembak memiliki kapasitas produksi gas maksimal 60 Juta Standar Kaki Kubik per Hari untuk memenuhi Kebutuhan gas wilayah Sumatra Selatan. (Foto: Pertamina)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field kembali mencatat prestasi membanggakan dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Melalui pengeboran sumur LBK-INF16 di area Lembak, produksi minyak dan gas melonjak jauh melampaui target awal, menjadi kado berharga di usia 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Produksi minyak tercatat sebesar 2.468 barel per hari (BOPD) atau naik 486,2 persen dari target awal 507,6 BOPD. Sementara itu, produksi gas melonjak hingga 2.806 MMSCFD, melampaui target 0,3 MMSCFD dengan peningkatan fantastis sebesar 935,3 persen. Hebatnya, capaian tersebut diraih dengan watercut 0 persen, menandakan kualitas produksi yang sangat optimal.

Baca juga : Perayaan HUT ke-80 RI Khidmat, Meriah & Merakyat, Prabowo Menahan Air Mata

General Manager Zona 4, Djudjuwanto, menyatakan capaian LBK-INF16 menjadi bukti nyata semangat tim PEP Prabumulih Field dalam meningkatkan produksi.

Adsense

“Kami menargetkan produksi Prabumulih Field dapat menembus 12.000 BOPD tahun ini. Capaian dari sumur LBK-INF16 menjadi bukti kerja keras tim kami,” ujarnya, Selasa (19/8/2025).

Lebih lanjut, Djudjuwanto menjelaskan, keberhasilan ini merupakan hasil strategi pengembangan area baru (New Pool) dengan pemboran interfield antar struktur. Pengeboran menggunakan Rig PDSI 29.3 / D1500-E berjalan aman tanpa kecelakaan kerja, mencatat 50.000 jam kerja selamat.

Baca juga : HUT Ke-80 RI, Satgas Garuda Merah Putih II Berhasil Bawa Bantuan Ke Gaza

Tidak hanya itu, pengeboran LBK-INF16 juga diselesaikan 14 hari lebih cepat dari jadwal, tanpa Non-Productive Time (NPT), serta menghemat biaya hingga 2 juta dolar AS dari anggaran awal.

“Pencapaian ini bukan sekadar prestasi teknis, tetapi juga wujud komitmen kami dalam mendukung kedaulatan energi nasional,” tegasnya.

Dengan hasil produksi tinggi, efisiensi maksimal, serta penerapan aspek keselamatan kerja, PEP Prabumulih Field terus menunjukkan perannya dalam membangun masa depan energi Indonesia yang mandiri, berkelanjutan, dan aman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense