BREAKING NEWS
 

SKK Migas - KKKS Gelar Lomba Karya Jurnalistik Hulu Migas 2025

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Rabu, 15 Oktober 2025 23:13 WIB
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Heru Setyadi (kedua kiri) berfoto bersama Pemred Katadata, Yura Syahrul (kiri); Dosen Universitas Pertamina sekaligus pengamat energi, Rinto Pudyantoro (kanan) dan Kepala Divisi Produksi Tempo Media Group, Ali Nur Yasin dan moderator. [Foto: Dok]

RM.id  Rakyat Merdeka - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) kembali menggelar Lomba Karya Jurnalistik Hulu Migas 2025.

Kali ini, temanya adalah "Industri Migas: Pilar Ketahanan Energi".

Menurut Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Heru Setyadi, pemilihan tema Lomba Karya Jurnalistik ini relevan dengan situasi industri hulu migas saat ini, yang menjadi salah satu prioritas dalam program ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto.

Ketahanan energi, ujarnya, merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan nasional.

Dalam konteks inilah, industri hulu migas memainkan peran strategis sebagai pilar utama ketahanan energi Indonesia.

"Melalui Lomba Karya Jurnalistik Hulu Migas 2025 kami mengajak para jurnalis untuk menggali, menulis, dan menyebarkan informasi yang berimbang mengenai peran vital sektor hulu migas dalam menjaga ketersediaan energi, stabilitas ekonomi, serta kontribusinya terhadap pembangunan yang berkelanjutan,”jelas Heru.

Hal ini dia sampaikan dalam acara Coaching Clinic Lomba Karya Jurnalistik Hulu Migas SKK Migas - KKKS 2025 di Jakarta, Rabu (15/10).

Baca juga : Timnas Sambo Remaja dan Junior Indonesia Siap Tempur di Kejuaraan Dunia 2025

Heru menambahkan, dalam lanskap komunikasi publik saat ini, peran media sangat penting untuk menghadirkan narasi yang akurat dan konstruktif mengenai dinamika industri hulu migas.

Melalui karya jurnalistik yang berbasis data, mendalam, dan inspiratif, lanjutnya, jurnalis dapat memperkuat literasi energi masyarakat, yang akhirnya dapat mendukung pengelolaan sumber daya energi nasional yang akuntabel.

Industri hulu migas bukan hanya menghasilkan energi, ujarnya lagi, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing nasional.

"Kami berharap, para jurnalis dapat mengangkat berbagai dimensi kontribusi industri ini bagi bangsa," dia mengingatkan.

Lomba karya Jurnalistik Hulu Migas ini menghadirkan tiga juri yang memiliki kompetensi di bidangnya, yaitu Pemimpin Redaksi Katadata, Yura Syahrul; dosen Universitas Pertamina sekaligus pengamat energi, Rinto Pudyantoro dan Kepala Divisi Produksi Tempo Media Group, Ali Nur Yasin.

Di kesempatan ini, Rinto menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang kebijakan dan dinamika energi global dalam menulis isu-isu migas.

Adsense

"Transisi energi bukan hanya soal teknologi, tapi juga soal kebijakan dan kesiapan sosial-ekonomi. Jurnalis memiliki peran strategis dalam membangun literasi publik agar transisi ini berjalan seimbang dan berkelanjutan," ujarnya.

Baca juga : Siti Fauziah Harap Lomba Jurnalistik MPR Dorong Kreativitas Wartawan

Sementara Pemimpin Redaksi Katadata, Yura Syahrul mengajak jurnalis untuk mengedepankan data, transparansi, dan inovasi dalam peliputan sektor energi.

"Media harus menjadi jembatan antara kompleksitas data energi dengan pemahaman publik. Gunakan data yang valid, narasi yang kuat, dan pendekatan visual atau multimedia agar pesan energi bisa diterima dengan mudah oleh masyarakat,”jelas Yura.

Dari sisi praktik redaksional, Kepala Divisi Produksi Tempo Media Group Ali Nur Yasin menyoroti pentingnya etika dan kualitas dalam jurnalisme energi.

"Etika dan riset mendalam adalah kunci. Laporan energi bukan sekadar berita teknis, tapi harus mampu membuka wawasan publik dan mendorong perubahan positif,”tegasnya.

Sebagai bagian rangkaian kegiatan lomba, Coaching Clinic Lomba Karya Jurnalistik Hulu Migas 2025 diselenggarakan untuk memberikan pembekalan kepada para jurnalis.

Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan, pengalaman, serta perspektif dari para praktisi hulu migas dan media, agar peserta dapat menghasilkan karya yang berkualitas, berdampak, dan relevan dengan tantangan serta peluang industri hulu migas.

Heru berharap, Coaching Clinic ini menjadi wadah pembelajaran bagi jurnalis untuk memperdalam pengetahuan tentang industri hulu migas, memperkuat kemampuan analisis, dan menghasilkan karya yang informatif, akurat, dan berperspektif nasional.

Baca juga : Sambut HUT Ke-130, BRI Jaring Karya Jurnalistik Inspiratif Lewat News Fest 2025

"Kami berharap coaching clinic ini bisa menjadi ajang pertukaran ide antara jurnalis, akademisi, dan praktisi industri, agar lahir karya-karya yang tidak hanya menginspirasi, tetapi juga memperkuat literasi hulu migas bagi masyarakat,” tutup Heru.

Untuk diketahui, SKK Migas atau Satua  Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi adalah stuan kerja khusus yang diberikan tugas oleh Pemerintah, c.q. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk menyelenggarakan pengelolaan kegiatan usaha hulu Minyak dan Gas Bumi.

Dasarnya adalah Peraturan Presiden No. 95/2012 jo. Peraturan Presiden No. 9/2013 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden No. 36/2018 jo. Peraturan MESDM No. 2/2022.

SKK Migas bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi berdasarkan Kontrak Kerja Sama.

Pembentukan lembaga ini dimaksudkan supaya pengambilan sumber daya alam minyak dan gas bumi milik negara dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. (*) 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense