RM.id Rakyat Merdeka - Awal tahun 2026, curah hujan tinggi dan siklon telah menyebabkan terjadinya banjir di Desa Yaba, Kabupaten Halmahera Selatan. Dan di Kecamatan Ibu, Halmahera Barat. Dampaknya cukup parah.
Di Desa Yaba, Kabupaten Halmahera Selatan, Harita Nickel mengirimkan bantuan 400 sak semen dan 150 lembar seng untuk membantu masyarakat membangun kembali rumahnya yang rusak akibat banjir.
Kepala Desa Yaba, Meyer Repe, menyatakan rasa terimakasihnya. “Harita Nickel sangat membantu warga Desa Yaba yang rumahnya terdampak banjir,” katanya. Bantuan tersebut diterima dan akan dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah warga dan fasilitas umum yang rusak. “Sebagai kepala desa, saya akan koordinasikan kepada BPD untuk menggunakan bantuan ini dengan baik,” ucapnya, terharu.
Warga terdampak banjir menerima bantuan dengan rasa syukur. Yohan Galela mengatakan, rumahnya mengalami kerusakan cukup berat. “Saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Harita Nickel atas kepedulian mereka membantu kami. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin,” katanya.
Baca juga : Dibina Kemenperin, IKM Furnitur Jogja Tembus Pasar Eropa
Kres Bidoro dan Silas Sahepea, warga terdampak banjir juga mengucapkan terima kasih kepada Harita Nickel. Bantuan yang diberikan bisa digunakan untuk memperbaiki pondasi dan dinding rumah yang rusak akibat banjir.
“Harita Nickel sangat membantu, karena sejak banjir lalu bantuan yang datang kebanyakan dalam bentuk bahan pokok, Harita Nickel yang memberikan bantuan berupa bahan bangunan, jadi sekali lagi terima kasih Harita Nickel,” ujarnya.
Harita Nickel juga turun ke lokasi banjir yang melanda Halmahera Barat, tepatnya di Kecamatan Ibu. Tim ERT dari Harita Nickel yang terdiri dari tim teknis, dan medis, turun langsung ke lokasi bencana.
Membawa bantuan pokok berupa beras, mie instan dan air mineral untuk masyarakat terdampak. Harita juga mengirimkan alas tidur berupa lembaran matras dan ratusan paket bantuan obat-obatan, yang dikirimkan ke Puskesmas setempat.
Baca juga : AQUVIVA Luncurkan Kampanye 3-2-1 untuk Meningkatkan Kesadaran Hidrasi Masyarakat
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT Ali, atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, menyampaikan terima kasih kepada Harita Nickel. Bantuan logistik langsung disalurkan kepada warga yang membutuhkan di tujuh kecamatan terdampak.
Camat Ibu, Warjin Hi Soleman mengatakan, secara akumulatif terdapat 1.593 jiwa atau 497 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban bencana. Kebutuhan pangan darurat teratasi lewat dapur umum TNI-Polri dan Tagana. “Kehadiran tim medis serta bantuan perlengkapan tidur dari Harita Nickel menjadi dukungan vital bagi stabilitas kondisi warga,” katanya.
Warga mengucapkan terimakasih dan rasa syukurnya. Kepala Desa Tongute Ternate, Said Sania mengatakan, keluhan seperti gatal-gatal, demam, dan batuk muncul sejak hari pertama bencana. Sehingga, kehadiran paramedic dan bantuan obat-obatan Harita Nickel sangat membantu meringankan beban psikis warga.
Sukarni Siu, warga Desa Tongute Ternate, mengatakan, situasi akibat bencana sangatlah berat. Selain mengurus rumah yang porak poranda, suaminya juga dalam kondisi yang sakit. Anaknya harus diamputasi, akibat korban bencana. “Saya sangat berharap ada bantuan untuk kesembuhan suami dan anak saya,” ujarnya.
Baca juga : Zulhas Dorong Ekonomi Tumbuh Dari Masyarakat
Arfia Jalal, warga Desa Tongute Ternate mengatakan, banjir kali ini terparah di desanya. Seluruh peralatan dapur dan pakaiannya hanyut tak bersisa. “Badan saya sakit semua karena kejadian itu, tapi syukurnya sudah diperiksa dan diberi obat oleh tim medis Harita,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.