BREAKING NEWS
 

BRI Catat Profitabilitas Solid, ROE dan ROA Meningkat di Triwulan I 2026

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Rabu, 13 Mei 2026 19:14 WIB
Foto: Dok. BRI

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mencatatkan peningkatan nilai tambah bagi pemegang saham, di tengah kondisi ekonomi global yang masih diwarnai risiko geopolitik.

Kinerja tersebut sejalan dengan implementasi transformasi BRIvolution Reignite yang telah berjalan dalam satu tahun terakhir.

Dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026), Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa kombinasi dari perbaikan kualitas aset dan efisiensi biaya mendorong peningkatan profitabilitas Perseroan.

Return on Assets (ROA) tercatat meningkat menjadi 2,8 persen, sementara Return on Equity (ROE) naik dari 17,1 persen pada Triwulan I 2025 menjadi 18,4 persen pada Triwulan I 2026.

Baca juga : Perkuat Konsolidasi, Mardiono Harap PPP Bangkit di Pemilu 2029

Hery mengatakan, pertumbuhan ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit dan pengelolaan biaya dana yang semakin efisien.

"Di satu sisi, pertumbuhan kredit yang tetap kuat memberikan dorongan terhadap pendapatan bunga. Sementara di sisi lain, perbaikan struktur funding, khususnya peningkatan CASA, turut menekan cost of fund. Secara keseluruhan, BRI tidak hanya tumbuh, namun juga mampu menjaga kualitas pertumbuhan,” ujar Hery.

Adsense

Tercatat, hingga Triwulan I 2026, total aset BRI mencapai Rp2.250 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara year-on-year (YoY).

Di sisi intermediasi, penyaluran kredit dan pembiayaan juga menunjukkan pertumbuhan yang solid, meningkat 13,7 persen YoY menjadi Rp1.562 triliun.

Baca juga : Kinerja Solid, Laba Bersih BRI Melesat 13,7 Persen Jadi Rp15,5 T di Triwulan I 2026

Didukung oleh fundamental bisnis yang tetap kuat di tengah dinamika industri, pertumbuhan kredit yang selektif, efisiensi biaya dana, serta kualitas aset yang terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7 persen  YoY.

Hery menuturkan bahwa kinerja tersebut ditopang oleh fundamental yang kuat serta konsistensi strategi dalam mendorong pertumbuhan yang sehat dengan tetap menjaga kualitas aset.

BRI pun optimistis momentum ini akan terus berlanjut, seiring fokus perseroan pada penguatan digitalisasi, penerapan manajemen risiko yang disiplin, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Ke depan, BRI akan terus mempertegas perannya sebagai bank yang berpihak pada ekonomi kerakyatan dengan menjadikan UMKM sebagai pusat pertumbuhan.

Baca juga : Laba Bersih BRI Melesat 13,7% Jadi Rp15,5 Triliun Di Triwulan I 2026

Hery menegaskan, BRI akan memperkuat ekosistem UMKM secara end-to-end-to-end, mulai dari akses pembiayaan, pendampingan usaha, hingga integrasi dengan pasar dan ekosistem digital, sehingga mampu menciptakan pertumbuhan yang tidak hanya inklusif, tetapi juga berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan harus berjalan seiring dengan dampak yang nyata. Oleh karena itu, setiap langkah transformasi BRIvolution Reignite yang tengah kami lakukan diarahkan untuk menciptakan nilai tambah, tidak hanya bagi perusahaan dan pemegang saham, tetapi juga bagi masyarakat luas,” tutur Hery.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense