RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, potensi dampak Super El Niño perlu diantisipasi melalui langkah terencana, baik oleh nasabah tertanggung maupun perusahaan asuransi.
“Super El Niño menjadi pengingat bahwa risiko iklim perlu diantisipasi secara serius karena dampaknya dapat meluas ke berbagai sektor dan memengaruhi aset maupun kegiatan operasional. Karena itu, nasabah perlu memahami risiko yang dihadapi dan menyiapkan langkah pencegahan," ujar Brellian dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).
Brellian menambahkan, di sisi lain, perusahaan asuransi juga perlu memastikan pengelolaan risiko yang memadai agar dapat menjalankan kewajibannya kepada nasabah.
Dari sisi nasabah, Asuransi Jasindo mendorong identifikasi risiko berdasarkan lokasi, karakteristik aset, dan potensi gangguan operasional.
Baca juga : Bulan Inklusi Keuangan, Jasindo Tebar Diskon Perlindungan Rumah & Perjalanan
Adapun langkah antisipasi dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing sektor, seperti pengelolaan ketersediaan air, pemeriksaan sistem proteksi kebakaran, dan penyusunan prosedur penanganan gangguan operasional.
Sementara itu, dari sisi perusahaan, antisipasi dilakukan melalui pemetaan eksposur dan konsentrasi pertanggungan di wilayah rawan bencana, evaluasi portofolio, serta peninjauan ketepatan underwriting dan kecukupan premi.
Pengelolaan cadangan dan dukungan reasuransi juga menjadi bagian penting untuk menjaga kapasitas perusahaan dalam menghadapi potensi kerugian dan memenuhi kewajiban kepada nasabah.
Pendekatan tersebut sejalan dengan peran Risk Management Partner yang dijalankan Asuransi Jasindo, yakni menjadi mitra nasabah dalam memahami risiko dan menentukan langkah perlindungan sesuai kebutuhan.
Baca juga : Maknai Kemerdekaan RI, Asuransi Jasindo Perkuat Perlindungan Bagi Masyarakat
Selain pengelolaan risiko, kesiapan layanan klaim juga menjadi perhatian, mulai dari proses pelaporan dan verifikasi hingga penyelesaian klaim sesuai ketentuan polis.
Proses yang jelas, tepat waktu, dan transparan diharapkan dapat membantu nasabah menghadapi dampak kerugian sekaligus menjaga kepercayaan dalam jangka panjang.
Di sektor pertanian, Asuransi Jasindo telah secara aktif terlibat dalam program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bersama Kementerian Pertanian sejak 2015. Program ini memberikan perlindungan finansial kepada petani atas risiko gagal panen yang dijamin dalam polis, termasuk akibat kekeringan, banjir, serta serangan hama dan penyakit tanaman.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan Asuransi Jasindo dalam mendukung perlindungan terhadap risiko iklim di sektor pertanian.
Baca juga : Asuransi Jasindo Komit Terus Bertransformasi Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Brellian menambahkan, bagi Asuransi Jasindo, menjaga kepercayaan nasabah tidak hanya dilakukan melalui perlindungan asuransi, tetapi juga melalui pengelolaan risiko yang terukur dan layanan yang dapat diandalkan.
:Kami berupaya memastikan kesiapan perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah, sehingga perlindungan dapat diberikan sesuai ketentuan ketika risiko terjadi," pungkas Brellian.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.