RM.id Rakyat Merdeka - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapat peluang lebih luas untuk mengakses pendanaan melalui kolaborasi Koperasi Jasa Tri Capital Investama (TCI) dan FundEx.
Keduanya menghadirkan sesi business matching dalam ajang JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026 di The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, TCI bersama FundEx sebagai mitra pendanaan UMKM dan Aminin Travel Haji dan Umrah menggelar pertemuan bisnis untuk mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai alternatif sumber pembiayaan.
Agenda ini sekaligus membuka peluang kolaborasi bagi UMKM untuk mengembangkan bisnis.
JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026 merupakan hasil kolaborasi Junior Chamber International (JCI) Batavia dan SMESCO Indonesia.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 170 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha. Pembukaan acara dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty, Direktur Utama SMESCO Indonesia Doddy Matondang, National President JCI Indonesia Siegfried Listijosuputro, serta Local President JCI Batavia Allana Abdullah.
Direktur Operasional TCI, M Dedi Gunawan, menjelaskan bahwa keikutsertaan TCI atau TC Invest dalam kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) Kemitraan Strategis yang ditandatangani JCI Batavia dan FundEx pada awal 2026.
Baca juga : BRI Perkuat Pembiayaan Sektor Pangan & UMKM
Kerja sama tersebut dirancang untuk mempertemukan pelaku UMKM dan industri ekonomi kreatif potensial dengan berbagai sumber pendanaan sehingga mereka memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan usaha.
Selama sesi business matching, puluhan pelaku UMKM terlibat dalam diskusi bersama TCI.
Berbagai kebutuhan usaha menjadi pembahasan, mulai dari tambahan modal kerja, peningkatan kapasitas produksi, ekspansi pasar, hingga penguatan manajemen bisnis.
Melalui pertemuan tersebut, TCI berharap dapat membuka peluang kerja sama lanjutan, termasuk dukungan pendanaan bagi pelaku usaha yang memenuhi kriteria.
"Kami membuka dua alternatif akses pendanaan, yaitu melalui Koperasi TCI maupun FundEx. Keduanya dapat menjadi pilihan bagi pelaku UMKM sesuai dengan karakteristik usaha, kebutuhan permodalan, dan tingkat kesiapan masing-masing. Harapannya, semakin banyak UMKM yang memiliki kesempatan untuk berkembang dan naik kelas," ujar Dedi.
Ia menambahkan, keterlibatan TCI dalam forum tersebut merupakan bagian dari upaya koperasi untuk ikut memperkuat perekonomian masyarakat.
Menurutnya, UMKM mempunyai peran penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca juga : 2 Tahun Asta Cita Prabowo, KoPITol NTB Apresiasi Penguatan UMKM & Ekonomi Biru
Meski demikian, tantangan pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan modal.
Kemampuan mengelola keuangan, menyusun perencanaan bisnis, serta menerapkan tata kelola usaha yang baik juga menjadi faktor penting agar bisnis dapat tumbuh secara berkelanjutan.
"Pembiayaan harus menjadi instrumen untuk mendorong pertumbuhan usaha, bukan justru menjadi beban baru bagi pelaku UMKM. Karena itu, kami ingin membangun ekosistem pendanaan yang tidak hanya memberikan akses permodalan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi, pendampingan, dan pengembangan bisnis secara berkelanjutan," tambah Dedi.
Sebagai mitra strategis TCI, FundEx merupakan platform Securities Crowdfunding (SCF) yang telah mengantongi izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai penyelenggara penawaran efek melalui layanan urun dana berbasis teknologi informasi.
Melalui platform tersebut, pelaku usaha dapat terhubung dengan para pemodal untuk memperoleh pendanaan melalui penawaran efek berupa saham maupun sukuk sesuai ketentuan yang berlaku.
FundEx juga telah menjalin kemitraan dengan puluhan perusahaan di Indonesia. Selain menyediakan alternatif skema pendanaan, platform ini turut menghadirkan pendampingan dan edukasi bisnis bagi pelaku usaha.
Dukungan tersebut mencakup persiapan dokumen hingga penyusunan prospektus bagi calon penerbit yang ingin menarik minat investor.
Baca juga : Pertamina Bawa Produk UMKM Lokal ke Forum ASCOPE 2026
Sinergi antara Koperasi TCI dan FundEx diharapkan mampu memperluas pilihan pembiayaan bagi UMKM sekaligus membantu pelaku usaha membangun jaringan bisnis, meningkatkan daya saing, dan mengembangkan kapasitas perusahaan.
Selain agenda business matching, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026 juga dirangkaikan dengan Gala Dinner & Awarding Night JCI 2026 Ten Outstanding Young Persons (TOYP).
Penghargaan tersebut diberikan kepada sepuluh tokoh muda yang dinilai memiliki pencapaian dan kontribusi di berbagai bidang.
Acara malam penghargaan turut dihadiri Sekretaris Kementerian UMKM Loto Srinaita Ginting, sejumlah anggota DPR RI dan DPD RI, pejabat pemerintah, serta duta besar negara sahabat.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman juga menyampaikan sambutan melalui konferensi video Zoom.
Adapun sepuluh penerima penghargaan JCI Batavia Ten Outstanding Young Persons (TOYP) 2026 adalah Haidhar Wurjanto, Jihan Nurlela, Vina Muliana, Acha Septriasa, Adit Marciano, Ferry Irwandi, Carina Citra Dewi Joe, Billy Mambrasar, Gerry Priambogo, dan Jerhemy Owen.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026 tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi generasi muda berprestasi, tetapi juga wadah kolaborasi untuk memperkuat ekosistem bisnis dan membuka peluang pendanaan bagi UMKM Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.