RM.id Rakyat Merdeka - Tiga tim finalis Peruri Chip Hackathon 2026 menampilkan inovasi desain chip dalam babak final pitching yang diselenggarakan pada hari kedua Peruri Digital Summit 2026 di Taman Kota Peruri Jakarta.
Momentum ini menjadi puncak dari rangkaian kompetisi yang memberikan ruang bagi talenta muda untuk mengembangkan kemampuan dan menghadirkan inovasi teknologi desain chip sebagai bagian dari upaya mendukung penguatan ekosistem semikonduktor nasional.
Ketiga tim yang berhasil melaju hingga babak final tersebut adalah Casa Tubagus dari Institut Teknologi Bandung, iSeeDesignITB dari Institut Teknologi Bandung, dan Digilarp dari Universitas Indonesia.
Ketiganya mempresentasikan hasil inovasi mereka di hadapan para dewan juri, jajaran manajemen PERURI, serta para tamu undangan dan peserta Peruri Digital Summit 2026.
Baca juga : Peruri Chip Hackathon 2026 Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi Teknologi
Dalam sesi presentasi final, setiap tim memaparkan latar belakang permasalahan, pendekatan teknologi, serta potensi penerapan dari solusi desain chip yang dikembangkan.
Berdasarkan hasil penilaian akhir, Tim Casa Tubagus berhasil meraih juara pertama dengan inovasi desain chip keamanan yang memanfaatkan sidik jari fisik unik pada setiap chip sebagai identitas untuk mencegah pemalsuan dan penggandaan chip, khususnya pada paspor elektronik (e-paspor).
Selanjutnya, juara kedua diraih oleh Tim iSeeDesignITB dari Institut Teknologi Bandung yang membawa inovasi desain chip berbasis Artificial Intelligence (AI) yang bertujuan membantu robot bergerak secara lebih cerdas, aman, dan efisien, terutama saat beroperasi di lingkungan yang sama dengan manusia.
Terakhir, juara ketiga diraih oleh Tim Digilarp dari Universitas Indonesia yang membawa inovasi desain keamanan chip yang bertujuan melindungi kunci enkripsi dan data sensitif pada paspor elektronik (e-paspor) dari upaya peretasan melalui serangan fisik.
Baca juga : Peruri Raih Penghargaan Indonesia Best Business Transformation 2026
Keberhasilan ketiga tim tersebut merupakan hasil dari serangkaian tahapan kompetisi yang melibatkan 98 tim pendaftar dengan total 338 mahasiswa dari 41 perguruan tinggi di Indonesia.
Dari seluruh pendaftar, lima tim terbaik terpilih melalui proses seleksi dan kurasi untuk mengikuti bootcamp intensif pada 18–20 Oktober 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, sebelum akhirnya tiga tim melaju ke babak final.
Sejak tahap awal kompetisi, setiap tim ditantang untuk mengembangkan inovasi desain chip dengan memilih satu dari empat bidang pengembangan teknologi, yakni Secure Identity & Security Element Chip, Hardware Cryptography Accelerator, AI/Edge Accelerator, dan Secure Communication.
Bidang yang dipilih menjadi dasar bagi setiap tim untuk menyusun proposal serta menawarkan solusi inovatif yang dapat menjawab berbagai kebutuhan, mulai dari keamanan dan identitas digital hingga kecerdasan artifisial serta komunikasi yang aman.
Baca juga : Peruri Raih 4 Penghargaan HCREA Perkuat Kapabilitas SDM & Transformasi Bisnis
Sejalan dengan upaya tersebut, Edwin Purwandesi selaku Direktur Digital Business Peruri menegaskan pentingnya pengembangan talenta dalam negeri untuk mendukung kemandirian teknologi semikonduktor nasional.
“Sejalan dengan arahan Presiden terkait kemandirian teknologi semikonduktor, Peruri berupaya mempersiapkan talenta nasional melalui Peruri Chip Hackathon. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan agar dalam dua hingga lima tahun ke depan, Indonesia memiliki talenta yang semakin siap dan berpengalaman di bidang teknologi semikonduktor,” ujar Edwin dalam keterangannya, Minggu (8/11/2026).
Edwin menambahkan, melalui Peruri Chip Hackathon 2026, Peruri terus mendorong pengembangan talenta muda di bidang teknologi semikonduktor dengan membuka ruang pembelajaran, inovasi, dan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
"Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya inovator dan pengembangan teknologi chip dalam negeri, serta memperkuat fondasi kemandirian teknologi untuk mendukung kedaulatan digital," pungkas Edwin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.