BREAKING NEWS
 

Selama 2025, BCA Syariah Tumbuh Positif, Total Asset Meningkat 15 Persen

Reporter & Editor :
TEAM ADV
Rabu, 11 Februari 2026 21:22 WIB
Foto Dok BCA Syariah

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) memaparkan kinerja perusahaan sepanjang tahun buku 2025 dalam kegiatan bertajuk Media Update Kinerja Keuangan 2025 Innovate and Resilience yang diselenggarakan di Kantor Pusat BCA Syariah di Jakarta, Selasa (10/2).

BCA Syariah mencatatkan kinerja yang solid dengan peningkatan total aset sebesar 15,4% secara year-on-year (YoY) menjadi Rp19,2 triliun. Kinerja positif juga tercermin pada laba bersih yang tumbuh 15,4% yoy menjadi Rp212 miliar.

Adsense

Baca juga : Menteri Ara Puji BRI, Penyaluran Rumah Subsidi Melonjak 100 Persen

“Alhamdulillah, BCA Syariah pada tahun ini tumbuh solid dan berkelanjutan yang tercermin, antara lain dari peningkatan total asset. Pertumbuhan didukung dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyalurannya dalam bentuk pembiayaan yang berkualitas. Ini mencerminkan semakin kuatnya minat dan kepercayaan masyarakat,” terang Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum dalam keterangan teetulis pada media, Rabu (11/2).

Secara keseluruhan pembiayaan BCA Syariah tumbuh 23,1% YoY menjadi RpRp13,2 triliun, dengan fokus pada sektor-sektor produktif, baik pembiayaan komersial maupun pembiayaan konsumer seperti KPR dan emas. Perseroan secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas aset yang tercermin dalam rasio NPF gross di level 1,57%. Dari sisi pendanaan, DPK BCA Syariah tercatat tumbuh 17,1% YoY menjadi Rp15,4 triliun, didorong oleh peningkatan dana murah (CASA) yang tumbuh 25,7% YoY dan mencapai Rp6,3 triliun.

Baca juga : BNI Cetak Laba Rp 20 T Pada 2025, Kredit Tumbuh 15,9 Persen

Sepanjang 2025, BCA Syariah telah fokus untuk memperkaya fitur pada mobile banking BSya, beberapa diantaranya dengan penambahan fitur pembiayaan emas, e-deposito, QRIS dengan metode customer presented mode, setor tunai cardless, qurban, zakat fitrah, pembayaran internet dan TV, serta digital membership. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan internet banking BIQ untuk dunia usaha dengan kelengkapan fitur berupa dashboard keuangan, integrasi KSEI/RDN, BI Fast Transfer, dan transfer batch.

“Kami memanfaatkan digitalisasi untuk menjadi semakin dekat dengan nasabah, serta mengembangkan fitur-fitur yang meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses layanan perbankan syariah, termasuk menjaga kinerja dan kemampuan sistem ITnya, tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan kepatuhan terhadap prinsip syariah,” tambah Yuli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense