RM.id Rakyat Merdeka - Platform digital karya anak bangsa, OpiniJob, menghadirkan layanan riset pasar dan bursa kerja yang mengintegrasikan verifikasi identitas berbasis e-KTP dengan teknologi biometrik.
OpiniJob mengklaim inovasi tersebut sebagai yang pertama di dunia. Integrasi e-KTP, kecocokan wajah (face match), dan deteksi kehadiran pengguna (liveness detection) dirancang untuk memastikan responden survei maupun pencari kerja merupakan individu nyata yang telah melalui proses verifikasi identitas.
Founder dan CEO OpiniJob Julizar mengatakan, sistem tersebut dikembangkan untuk memperkuat validitas data sekaligus meminimalkan keberadaan akun fiktif, manipulasi identitas, penggunaan bot, dan potensi penipuan dalam aktivitas riset maupun rekrutmen.
“Kami ingin membangun ekosistem digital yang bersih dan transparan. Dengan integrasi e-KTP dan verifikasi biometrik, kami berupaya meminimalkan celah bagi akun fiktif dan bot. Setiap pengguna harus merupakan individu nyata yang dapat dipertanggungjawabkan identitasnya,” ujar Julizar dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).
Menurut Julizar, inovasi OpiniJob tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan keamanan identitas. Platform tersebut juga dirancang memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat, khususnya mereka yang sedang mencari pekerjaan.
Melalui layanan survei yang tersedia, pengguna dapat memperoleh imbalan berupa uang tunai atas partisipasi dalam kegiatan riset pasar. Imbalan tersebut dapat dicairkan sesuai ketentuan yang berlaku di platform.
Dengan skema tersebut, pencari kerja tidak hanya menunggu panggilan dari perusahaan. Mereka juga memiliki kesempatan memperoleh penghasilan dari partisipasi dalam survei selama menjalani proses pencarian kerja.
Baca juga : Jakarta Job Fair Buka Ribuan Lowongan Kerja
“Kami ingin waktu yang dimiliki seseorang tetap bernilai secara ekonomi. Sambil mencari pekerjaan, pengguna dapat berpartisipasi dalam survei yang tersedia dan memperoleh penghasilan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Julizar mengatakan OpiniJob dibangun bukan sekadar sebagai platform pencarian kerja. Platform tersebut dikembangkan sebagai ekosistem yang mempertemukan kebutuhan perusahaan terhadap data dan talenta dengan kebutuhan masyarakat terhadap peluang penghasilan dan pekerjaan.
Pada layanan riset pasar, OpiniJob menghubungkan aktivitas online dan offline dengan basis responden yang telah menjalani proses verifikasi identitas.
Menurut Julizar, keberadaan responden terverifikasi penting bagi pelaku usaha, lembaga riset, maupun pihak lain yang membutuhkan data pasar. Identitas yang tervalidasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kredibilitas hasil survei.
Sistem tersebut juga dirancang untuk meminimalkan risiko pengisian survei berulang, penggunaan identitas palsu, maupun aktivitas yang dilakukan akun otomatis. Dengan data responden yang lebih terukur, perusahaan diharapkan dapat mengambil keputusan berbasis data secara lebih tepat.
“Di era ketika data menjadi aset yang sangat penting, kualitas responden merupakan salah satu kunci. Kami ingin membantu menghadirkan data yang lebih kredibel karena respondennya melalui proses verifikasi identitas,” kata Julizar.
Selain riset pasar, OpiniJob menyediakan fitur Karier yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Proses verifikasi identitas dilakukan sejak awal sehingga perusahaan memiliki tingkat kepastian lebih tinggi terhadap identitas kandidat yang masuk ke dalam sistem.
Baca juga : Career Fest Jakarta Timur Dibanjiri Pencari Kerja
Di sisi lain, pencari kerja memperoleh akses terhadap berbagai peluang kerja melalui platform yang mengedepankan keamanan dan transparansi.
Sistem tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko penipuan dan penyalahgunaan identitas yang kerap menjadi persoalan dalam ekosistem rekrutmen digital.
“Keamanan adalah kepentingan bersama. Perusahaan membutuhkan kepastian bahwa kandidat yang mereka temui adalah individu yang benar, sementara pencari kerja juga membutuhkan platform yang aman untuk mencari peluang,” ujar Julizar.
Menurutnya, keunikan OpiniJob terletak pada upaya menyatukan ekosistem riset pasar dan pencarian kerja yang selama ini berjalan secara terpisah.
Pengguna yang telah menjadi bagian dari platform dapat berpartisipasi dalam survei, memperoleh imbalan uang tunai, sekaligus mengakses peluang kerja yang tersedia. Sementara perusahaan memperoleh akses terhadap basis pengguna yang telah menjalani proses verifikasi identitas.
Model tersebut, kata Julizar, menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai pencari kerja atau objek riset, tetapi sebagai bagian aktif dari ekosistem digital yang memiliki nilai ekonomi.
“Kami percaya teknologi seharusnya tidak hanya membuat proses menjadi lebih cepat, tetapi juga menciptakan manfaat yang nyata. Karena itu, kami mengembangkan OpiniJob sebagai platform yang mempertemukan kebutuhan perusahaan terhadap data dan talenta dengan kebutuhan masyarakat terhadap peluang penghasilan dan pekerjaan,” ujarnya.
Baca juga : Perketat Pengawasan, Komdigi Wajibkan Gerai Terapkan Registrasi SIM Biometrik
Dalam penerapan teknologi verifikasi identitas, OpiniJob juga menyatakan berkomitmen terhadap pelindungan data pribadi. Pengelolaan data pengguna disebut dilakukan secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Komitmen tersebut dinilai penting di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan digital, penggunaan data pribadi, dan pencurian identitas. Kepercayaan menjadi salah satu fondasi dalam pengembangan platform digital yang menggunakan data identitas pengguna.
Julizar berharap OpiniJob dapat memperluas pemanfaatan teknologi verifikasi identitas secara produktif dalam ekosistem ekonomi digital, khususnya untuk mendukung kegiatan riset pasar dan rekrutmen.
“Ke depan, kami ingin terus mengembangkan ekosistem yang aman, transparan, dan memberikan manfaat nyata. Harapannya, OpiniJob dapat menjadi salah satu inovasi digital dari Indonesia yang mampu memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat dan dunia usaha,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.