RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah lantunan musik dan tawa yang hangat, suara para lansia berusia antara 50 hingga 90 tahun menggema penuh semangat di Roemah Nena, sebuah tempat komunitas di kawasan Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan.
Tempat ini bukan sekadar tempat nongkrong biasa, melainkan rumah kedua bagi para pecinta musik usia senja yang telah berkembang selama enam tahun terakhir.
Roemah Nena menjadi saksi bagaimana musik dan kebersamaan mampu memberi kehidupan baru bagi para lansia. Mereka bernyanyi bukan hanya untuk hiburan, tapi sebagai bentuk terapi jiwa, kebahagiaan, bahkan kesembuhan.
Untuk menyalurkan semangat bermusik para anggota, Roemah Nena Singing Club (RNSC) menggelar ajang The Best Singer of Roemah Nena.
Kompetisi ini diprakarsai langsung oleh pemilik Roemah Nena, Erna Djony, dan menjadi acara puncak yang paling dinantikan komunitas. Namun, berbeda dengan lomba pada umumnya, ajang ini bukan semata-mata tentang juara.
Menurut Erna, tujuan utamanya adalah mempererat tali silaturahmi dan memberikan ruang bagi para lansia untuk merasa hidup kembali.
Baca juga : Puji Negara Yang Bantu Damaikan Israel-Palestina, Trump: Indonesia Fantastis
"Tujuan utama bukan hadiah, tapi kebahagiaan dan pertemuan antar teman. Banyak dari mereka datang bukan karena ingin menang, tapi karena ingin merasa hidup lagi,” ujar Erna dengan semangat.
Tiga juri profesional Dhanny Dahlan, Nina Irsal, dan Minar Nainggolan dipercaya menilai penampilan peserta. Babak final dijadwalkan berlangsung hingga 30 Oktober 2025, diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai komunitas.
Erna mengungkapkan bahwa kegiatan menyanyi di Roemah Nena telah memberikan dampak positif bagi kesehatan para lansia. Beberapa peserta bahkan menunjukkan kemajuan signifikan setelah rutin ikut bernyanyi.
"Ada yang dulunya stroke berat, tapi setelah aktif di sini, semangat hidupnya tumbuh lagi. Mereka jadi lebih sehat, lebih bahagia," tutur Erna.
Salah satu komunitas yang rutin berpartisipasi adalah GGS (Ganteng-Ganteng Struk), beranggotakan 30 penyintas stroke.
Meski sebagian memiliki keterbatasan fisik, semangat mereka tak pernah padam. Mereka tetap bernyanyi dengan senyum, menggerakkan tubuh mengikuti irama, dan menularkan energi positif kepada peserta lain.
Baca juga : Kementan Dorong Percepatan Varietas Tanaman Dan Perizinan Pupuk
"Melihat mereka bernyanyi dengan semangat membuat yang lain ikut termotivasi. Mereka belajar bahwa kebahagiaan bisa ditemukan di mana saja, bahkan setelah sakit," tambah Erna.
Para dokter juga mendukung kegiatan ini karena terbukti membantu meningkatkan oksigenasi, memperkuat sistem pernapasan, dan menjaga kesehatan jantung. Namun manfaat terbesar, kata Erna, adalah efek bahagia yang muncul dari kebersamaan dan rasa diterima.
Keakraban di Roemah Nena membuat banyak anggota rela datang jauh-jauh dari Bogor, Cibubur, hingga Bekasi demi ikut bernyanyi bersama. Bagi mereka, jarak bukan penghalang ketika hati terasa dekat.
"Kami sudah seperti keluarga. Kalau ada yang tidak datang, rasanya seperti kehilangan," kata Adjun Junaidi, salah satu anggota komunitas RNSC.
Dalam komunitas ini, usia hanyalah angka. Peserta termuda berusia 50 tahun, sementara yang tertua hampir mencapai 90 tahun. Namun semangat mereka tetap menyala.
"Usia itu cuma angka, tapi semangat hidup tidak boleh padam. Bernyanyi membuat kita tetap muda dan bahagia," ujar Erna.
Baca juga : Amorim Mengklaim Masih Didukung Para Pemain
Bagi para anggota Roemah Nena Singing Club, bernyanyi bukan sekadar hobi, tapi juga bentuk perayaan kehidupan. Seperti yang diungkapkan oleh Bertha Tabaranie, salah satu anggota komunitas.
"Bernyanyi bukan untuk jadi artis, tapi untuk menenangkan hati. Rasanya bahagia, semua stres hilang," jelasnya.
Erna pun menutup dengan pesan yang menjadi semboyan komunitasnya "Bernyanyilah, bukan untuk menang, tapi untuk hidup. Karena di setiap lagu yang kita nyanyikan, tersimpan kebahagiaan yang menyembuhkan," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.