Sebelumnya
Pada kesempatan itu, Diana menjelaskan, Boboko artinya bakul dalam Bahasa Sunda, yang merupakan tradisi masyarakat Jawa Barat untuk berbagi makanan dari panci besar.
“Boboko bukan hanya tentang makanan, tapi juga tentang hubungan dan cinta kasih, menyimbolkan kebersamaan dan keramahtamahan,” jelasnya.
Baca juga : Dubes China Untuk Indonesia Wang Lutong Rayakan Festival Musim Semi & Imlek
Meski memiliki nama khas Sunda, menurutnya, masakan yang disajikan Boboko berupa lintas Nusantara. Seperti nasi goreng ayam dan kambing, bakmi goreng, ayam penyet, sate ayam, sate maranggi, ayam geprek, nasi padang rendang dan gulai, iga bakar, Indomie, cireng, cilok, batagor, tempe goreng, soto Betawi, gadogado, es cendol dan es teler.
Cita rasa yang dihadirkan betul-betul otentik layaknya restoran di Indonesia, dengan sedikit penyesuaian supaya bisa diterima lidah lokal. Untuk menjaga otentisitasnya, Diana dan tim hanya menggunakan bumbu dan rempah asli Indonesia yang diimpor dari Belanda.
Baca juga : Dubes RI Untuk Lebanon Hajriyanto Thohari Lepas Kepulangan KRI Diponegoro-365
Maklum, tidak semua bumbu dapat dijumpai di Norwegia. Kalaupun ada, cita rasanya berbeda dengan yang khas Indonesia. Bahkan untuk kunyit, Diana mengambil dari kebunnya sendiri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.