RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Australia untuk mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana).
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji dan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier bertemu di kantor Kemendukbangga, Halim, Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Baca juga : Index Politica: 83,5 Persen Publik Puas Kinerja Setahun Pemerintahan Prabowo
Wihaji mengatakan pertemuannya dengan Brazier untuk membahas agenda penjajakan peluang kerja sama di bidang Bangga Kencana. Ia berharap kolaborasi dan kerja sama yang dibangun bisa mengarah pada konteks kemanusiaan, perempuan, dan keluarga.
"Termasuk menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik melalui peran siklus kehidupan, mulai dari calon pengantin, pasangan usia subur, ibu hamil, bayi, hingga lansia," kata Menteri Wihaji, Rabu (15/10/2025).
Baca juga : Waskita Karya Kebut Proyek Bangunan Pengarah Bendungan Rukoh
Wihaji menyadari penetrasi program Kemendukbangga perlu kerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk kedutaan besar sebagai bagian dari mitra internasional. Pada pertemuan ini juga dibahas kerja sama untuk mengatasi stunting di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di kesempatan sama, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier menyampaikan sejumlah kerja sama dengan Indonesia yang telah berjalan.
Baca juga : Gandeng Danantara, Jakarta Siap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
"Dukungan program Kemendukbangga saat ini adalah program inklusi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," ujar Dubes Brazier.
Terkait stunting di Provinsi NTT, Senior Program Manager Governance and Human Development Kedubes Australia Anggina Hanum menyampaikan, kerja sama dapat terjalin melalui program subnasional dengan melihat daerah kolaborasi terlebih dahulu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.