BREAKING NEWS
 

Dapat Klarifikasi, PKS Jakarta: Nggak Ada Larangan Hijab Di RS Medistra

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Sabtu, 7 September 2024 19:23 WIB
Manajemen Rumah Sakit (RS) Medistra dan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memenuhi undangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta di Ruang Rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Manajemen Rumah Sakit (RS) Medistra dan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memenuhi undangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta di Ruang Rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, dalam rangka mengklarifikasi serta menyelesaikan dugaan diskriminasi calon pegawai yang akan diterima di lingkungan RS Medistra.

Legislator Fraksi PKS periode 2024-2029, Muhammad Thamrin yang memimpin pertemuan tersebut menyampaikan, silaturahmi ini diadakan untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya. Karena, banyak aspirasi yang masuk ke Fraksi PKS yang menanyakan bagaimana duduk permasalahannya.

"Hari ini sudah clear (dugaan diskriminasi). InsyaAllah ini juga berita gembira untuk umat Islam yang mau bekerja sebagai tenaga medis di RS Medistra, Direktur Utama (Dirut) RS Medistra dr. Agung Budisatria memang membolehkan dan memberikan keistimewaan kepada muslimah berhijab, tentu dengan seragam yang ditentukan pihak manajemen RS Medistra," ujar pria yang aktif sebagai pendakwah ini, Sabtu (9/9/2024).

Pria yang akrab disapa Kyai Thamrin ini menambahkan, Fraksi PKS senang bertemu dengan RS Medistra yang difasilitasi Dinkes DKI Jakarta. Ia berharap, hal ini jadi keberkahan untuk umat Islam dan juga anak bangsa beragama lainnya, agar tidak ada lagi tindakan diskriminatif di negara yang menjunjung tinggi kebhinekaan dan Pancasila sebagai dasar negara.

Baca juga : Dody Wijaya: Kami Yakin Mereka Bisa Melengkapinya

"Kami juga mengapresiasi atas sanksi yang diberikan manajemen RS Medistra kepada petugas yang melakukan wawancara secara diskriminatif tersebut," kata Thamrin.

Legislator Fraksi PKS lainnya, Muhammad Subki menambahkan, ke depan RS Medistra akan lebih baik lagi melakukan proses rekrutmen.

Adsense

"Tentu ini sangat luar biasa, semoga pertemuan ini membawa keberkahan untuk kita semua," tandasnya.

Dirut RS Medistra dr. Agung menjelaskan, polemik ini juga sudah diklasifikasi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI dan MUI Pusat. Pihaknya, bersyukur dan berterima kasih atas pertemuan ini yang sangat baik dan solutif.

Baca juga : Sah, Maarten Paes Bisa Main Lawan Arab Saudi

Sehingga, RS Medistra semakin baik, serta inklusif untuk semua orang.

"Menambahkan perbaikan, termasuk model seragam dan tidak ada larangan terkait memakai hijab, sehingga tidak ada lagi polemik di bawah," harap dr. Agung.

Selain itu, Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes DKI Jakarta dr. Savitri Handayana mengucapkan, terima kasih kepada Fraksi PKS yang telah menginisiasi pertemuan hari ini dengan RS. Medistra, sehingga kedepan segala polemik yang ada dapat ditindaklanjuti RS Medistra. 

"Mudah-mudahan ini menjadi jawaban kepada masyarakat luas terhadap tindaklanjut yang dilakukan RS Medistra," sebut dr. Savitri.

Baca juga : Bantu Ojol Jakarta, Relawan Mas Gibran Bagikan Sembako Dan Makanan Bergizi

Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran RS Medistra dan juga Dinkes DKI Jakarta, serta Anggota Legislatif (Aleg) Fraksi PKS lainnya Abdul Aziz dan Aleg muda Fraksi PKS lainnya Ghozi Zulazmi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense