RM.id Rakyat Merdeka - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Kreatif Festival (JKF) pada 4-8 Juni 2025 di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Ricky Perdana Gozali mengatakan, Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta membuka peluang baru bagi transformasi Jakarta.
Kota ini memiliki landasan hukum yang lebih kuat untuk mendorong sektor-sektor unggulannya seperti pariwisata, ekonomi kreatif, hingga layanan digital yang selama ini menjadi penopang pertumbuhan di samping sektor-sektor utama.
Ricky memaparkan, dengan kontribusi ekonomi kreatif Jakarta yang kurang lebih mencapai 20 persen dari PDB Indonesia, serta didukung oleh kunjungan wisatawan yang terus meningkat, Jakarta berada dalam jalur yang tepat untuk melangkah lebih jauh sebagai kota berkelas dunia.
"JKF adalah program unggulan tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta serta bentuk konsistensi dan partisipasi aktif dalam pengembangan ekonomi di wilayah DKI Jakarta," kata Ricky saat membuka JKF di Mall Gandaria City, Rabu (4/6/2025).
Ricky menjelaskan, sebagai mitra advisory bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, secara progresif memperkuat sinergi antar stakeholders, terutama para pelaku ekonomi di wilayah DKI Jakarta.
Baca juga : Di Seminar KKO UNJ, Hidayat Ajak Pelatih Tingkatkan Kompetensi Global
Event ini digelar bersamaan dengan HUT Kota Jakarta ke-498 dengan mengusung tema “Memperkuat Daya Saing Jakarta Sebagai Kota Global” serta tagline "Inxpire (Innovate, Explore, Empower)".
JKF mengajak seluruh unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media dan masyarakat untuk senantiasa berbagi inovasi, mengeksplorasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi potensial serta memberdayakan berbagai modalitas yang dimiliki Jakarta.
Ricky memaparkan tiga program unggulan Jakarta Kreatif Festival 2025, yaitu:
● Pertama, peningkatan kapasitas pemasaran dan pembiayaan UMKM. Program ini a.l. showcase produk UMKM kategori fashion, craft, serta F&B; festival kopi, coklat, dan teh; business matching pembiayaan termasuk bank digital serta potential buyer dalam dan luar negeri; talkshow UMKM Ekspor, keuangan syariah, halal lifestyle dan wakaf digital; Jakarta Creative Battle; lomba lembaga ZISWAF dan pondok pesantren terbaik; serta layanan wakaf digital.
● Kedua, peningkatan digitalisasi sistem pembayaran yang aman dan handal, dalam bentuk a.l. talkshow CBP Rupiah, KUPVA BB PTD; talkshow perlindungan konsumen; edukasi perluasan QRIS; serta penyediaan berbagai layanan sistem pembayaran a.l. penukaran uang, konsultasi perlindungan konsumen, transportasi digital, QRIS dan pajak digital.
● Ketiga, pengendalian inflasi dalam bentuk showcase festival produk bahan pangan olahan; talkshow; cooking challenge; serta demo masak bahan pangan olahan.
Baca juga : BNI Gandeng Kementerian UMKM Perkuat Layanan Keuangan Pelaku Usaha
“Kami berupaya mendorong berbagai potensi Jakarta yang membedakannya dari daerah lain. Diantaranya populasi yang dinamis dan produktif, Infrastruktur modern yang memadai dan inisiatif keberlanjutan serta transformasi teknologi yang terbilang tinggi," tuturnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan, Jakarta merupakan sebagai episentrum aktivitas ekonomi, pusat bisnis dan perdagangan serta pusat pemerintahan.
"Pertumbuhan ekonomi Jakarta terus memainkan peran vital dalam mendorong kemajuan ekonomi nasional," kata Rano.
Kontribusi Jakarta mencapai 16,85 persen terhadap PDB nasional. Kondisi ini menegaskan peran strategis Jakarta sebagai bagian dari ekosistem yang saling mendukung untuk memajukan perekonomian bangsa.
"Di tengah berbagai gejolak perekonomian global, ekonomi Jakarta mencatatkan performa positif dengan tumbuh 4,95% (yoy) pada triwulan I 2025, lebih tinggi dibandingkan nasional (4,87%; yoy)," jelasnya.
Hal ini tidak terlepas dari peran UMKM yang sangat penting. Untuk itulah pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen kuat mengembangkan UMKM di Jakarta, antara lain melalui Pengembangan Kewirausahaan Terpadu. Sejumlah upaya terus dioptimalkan melalui fasilitasi kegiatan pelatihan, pendampingan, perizinan, permodalan yang bertujuan menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Hingga tanggal 3 Juni 2025 tercatat sebanyak 403.550 orang pelaku UMKM bergabung sebagai peserta Jakarta Entrepreur.
Baca juga : Indonesia Maritime Week Perkuat Daya Saing Maritim RI Di Dunia Global
“Penyelenggaraan JKF 2025 merupakan upaya mendukung pengembangan UMKM di Jakarta. Untuk itu kami berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia dalam mendukung Jakarta menuju kota global. Kami mengajak seluruh peserta JKF 2025 untuk menjadikan moment ini sebagai ajang pembelajaran bersama untuk sama-sama membangun perekonomian Jakarta dan nasional,” tuturnya.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menekankan upaya Bank Indonesia dalam memperkuat UMKM secara end-to-end melalui tiga pilar utama, yaitu korporatisasi dengan pendampingan 500+ UMKM binaan, peningkatan kapasitas melalui pelatihan literasi keuangan, dan akses pembiayaan melalui kolaborasi dengan 15 fintech terdaftar.
Dia juga menyampaikan apresiasi atas capaian program Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, khususnya terkait inovasi pembayaran digital dimana volume transaksi QRIS di Jakarta pada kuartal pertama 2025 mencapai 907 juta transaksi atau tumbuh 166% year-on-year dengan 5,99 juta pengguna.
Menurutnya, UMKM ekraf binaan telah berhasil go digital dan menembus pasar ekspor, sementara inovasi QRIS Tap telah mendukung transformasi Jakarta sebagai pusat ekonomi digital yang inklusif dan efisien.
“Untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global, kita semua harus saling bersinergi dan berkolaborasi, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM. JKF 2025 ini juga menjadi implementasi nyata dari upaya ini sekaligus awal yang baik untuk menciptakan langkah lebih maju ke depannya," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.