Sebelumnya
Dari Hotel Hingga Jalan Raya
Masalah kemudian berpindah dari arena ke tempat para atlet dan ofisial beristirahat. Hotel-hotel di Tangerang Selatan mulai dipetakan. Panitia juga membangun komunikasi dengan pelaku perhotelan untuk memudahkan kebutuhan akomodasi kontingen maupun orang-orang yang datang menyaksikan Porprov.
Bagi Pilar, kebutuhan tersebut tidak berhenti pada atlet. Pendukung dan masyarakat dari luar Tangerang Selatan yang hendak menyaksikan pertandingan juga membutuhkan informasi mengenai pilihan penginapan, lokasi arena dan berbagai fasilitas pendukung. Setelah akomodasi, persoalan berikutnya adalah perjalanan.
Kontingen harus bergerak dari tempat menginap menuju venue. Penonton harus dapat mencapai arena. Pada saat yang sama, kehidupan warga Tangerang Selatan tetap berlangsung seperti biasa. Orang tetap pergi bekerja. Anak-anak tetap menuju sekolah. Aktivitas perdagangan tidak berhenti hanya karena sebuah pertandingan sedang berlangsung.
Karena itu, Pilar meminta persoalan lalu lintas ikut dihitung dalam persiapan. Analisis dampak lalu lintas diperlukan terutama pada pertandingan atau lokasi yang diperkirakan menarik banyak penonton.
“Jangan sampai nanti mengganggu aktivitas orang-orang yang berangkat bekerja atau sekolah,” kata Pilar.
Baca juga : Jadwal & Lokasi SIM Keliling Tangsel Rabu 7 Oktober 2026: Syarat dan Biayanya
Di kota dengan mobilitas harian yang tinggi seperti Tangerang Selatan, pekerjaan tersebut menjadi salah satu ujian tuan rumah. Pertandingan mungkin hanya berlangsung satu atau dua jam. Arus kendaraan dapat terasa jauh sebelum pertandingan dimulai dan sesudah penonton meninggalkan arena.
Membaca Risiko Sebelum Hari H Pertandingan
Hal serupa terjadi pada keamanan. Pilar meminta panitia tidak memperlakukan seluruh cabang olahraga dengan pola pengamanan yang sama. Setiap pertandingan mempunyai karakter risiko berbeda.
Sepak bola, misalnya, dapat menghadirkan penonton dalam jumlah besar dan dinamika pendukung yang berbeda dengan cabang olahraga lain. Namun, menurut Pilar, bukan berarti cabang yang terlihat lebih tenang tidak memerlukan pengamanan.
“Bukan berarti cabang olahraga yang terlihat sederhana tidak butuh pengamanan,” katanya.
Pendekatannya adalah mitigasi risiko. Panitia menghitung kebutuhan personel keamanan, kemungkinan kerumunan, kebutuhan tim medis dan berbagai situasi yang mungkin muncul di masing-masing arena. Koordinasi dilakukan dengan TNI dan Polri.
Baca juga : Jadwal & Lokasi SIM Keliling Tangsel Selasa 6 Oktober 2026: Syarat dan Biayanya
Dari sisi kesehatan, fasilitas milik pemerintah maupun swasta ikut masuk dalam perencanaan layanan. Cabang olahraga dengan kontak fisik tinggi, misalnya, dapat membutuhkan kesiapan medis berbeda dibandingkan cabang lainnya. Namun, standar keselamatan tetap diperlukan di semua arena.
Panitia juga menyiapkan sosialisasi aturan kepada penonton dan pendukung, mulai dari larangan membawa senjata tajam hingga penggunaan narkotika dan minuman keras. Sportivitas, dengan demikian, bukan hanya perkara atlet yang berada di lapangan.
Penonton juga ikut menentukan apakah sebuah pertandingan berlangsung dalam suasana yang sehat.
Sebuah SInergi: Kerja dengan Banyak Tangan
Semua pekerjaan tersebut membuat penyelenggaraan Porprov menjadi lebih besar daripada urusan KONI. Pemerintah Kota Tangerang Selatan, KONI Tangsel, KONI Provinsi Banten dan Panitia Besar menjadi bagian dari koordinasi utama.
Namun, pelaku perhotelan, rumah sakit, dunia usaha, institusi pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan lain ikut dibutuhkan. Pilar mengatakan berbagai rapat bidang terus berlangsung untuk memastikan persoalan yang berada di antara satu sektor dan sektor lain dapat diselesaikan.
Baca juga : Jadwal & Lokasi SIM Keliling Tangsel Senin 5 Oktober 2026: Syarat dan Biayanya
Di situlah kualitas penyelenggaraan akan diuji. Bukan hanya ketika upacara pembukaan berlangsung atau ketika medali pertama diberikan.
Ujian justru terdapat pada detail yang mungkin tidak pernah dipikirkan penonton: atlet yang tiba tepat waktu, arena yang memenuhi standar, ambulans yang tersedia ketika dibutuhkan, jalan yang tetap bergerak, dan petugas yang mengetahui apa yang harus dilakukan ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.
“Semua pihak kita gerakkan untuk fokus bagaimana persiapan ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Pilar.
Pada November nanti, publik akan melihat pertandingan. Sebelum itu, Tangerang Selatan harus terlebih dahulu memenangkan pertandingan yang lain: memastikan seluruh pekerjaan di belakang arena selesai pada waktunya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.