RM.id Rakyat Merdeka - Campus League Season 1 memasuki fase penentuan melalui UniGames Grand Champions yang akan berlangsung pada 6-11 Desember 2026 di Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Banten.
Ajang olahraga multisport antarkampus ini menjadi panggung terakhir bagi perguruan tinggi peserta untuk mengumpulkan poin sekaligus menentukan kampus yang berhak menyandang gelar Grand Champions Season 1.
UniGames menjadi bagian akhir dari perjalanan satu musim Campus League yang sebelumnya mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam tiga cabang olahraga, yakni basket, badminton, dan futsal.
Pada UniGames, tujuh cabang olahraga akan dipertandingkan. Ketujuhnya terdiri dari sepak bola wanita, biliar, serta lima cabang bela diri, yakni jujitsu, taekwondo, shorinji kempo, kickboxing, dan wushu.
CEO Campus League Ryan Gozali mengatakan, UniGames dirancang untuk mengukur konsistensi dan perjalanan prestasi kampus sepanjang satu musim, bukan sekadar menentukan pemenang dari satu cabang olahraga.
“UniGames adalah puncak dari perjalanan Campus League Season 1. Di sini, seluruh perjuangan yang sudah dibangun sepanjang musim akan diperhitungkan dalam satu klasemen untuk menentukan Grand Champions. Jadi, bukan hanya soal siapa yang kuat di satu cabang, tetapi bagaimana kampus mampu menunjukkan konsistensi prestasi di berbagai cabang olahraga sebagai pembuktian di lapangan,” ujar Ryan.
Medali yang diperoleh sepanjang musim, termasuk pada UniGames, akan dikonversi menjadi poin. Medali emas bernilai tujuh poin, perak empat poin, dan perunggu dua poin.
Sistem penghitungan medali juga berbeda dari ajang multisport pada umumnya. Di Campus League, medali untuk tim dihitung berdasarkan jumlah pemain di lapangan. Misalnya, medali untuk tim basket dihitung lima, bukan satu.
Dengan sistem tersebut, satu kemenangan tim dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap posisi kampus dalam klasemen Grand Championship.
Baca juga : Perluas Dukungan ke Kampus, IKA Unpad Launching Program Beasiswa GENZI
Ryan mengatakan, persaingan menuju gelar Grand Champions masih terbuka hingga seluruh rangkaian UniGames berakhir. Posisi klasemen dapat berubah melalui hasil dari satu atau dua cabang olahraga, terutama karena cabang beregu memiliki kontribusi medali yang besar.
“Yang ingin kami hadirkan melalui UniGames adalah kompetisi yang membuat setiap pertandingan memiliki arti bagi perjalanan sebuah kampus. Mahasiswa tidak hanya bermain untuk memenangkan pertandingan, tetapi juga membawa nama almamater dan berkontribusi terhadap pencapaian kampusnya di klasemen akhir,” lanjut Ryan.
UPH Jadi Tuan Rumah
Universitas Pelita Harapan sebagai tuan rumah menyambut kepercayaan menjadi lokasi babak penentuan Campus League Season 1.
Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relations UPH Dr. Andry M. Panjaitan mengatakan, olahraga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan holistik karena pengalaman akademik dan nonakademik saling melengkapi.
“Bagi UPH, olahraga adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan holistik, sebab pengalaman akademik dan nonakademik saling melengkapi. Di lapangan dan dalam kompetisi, mahasiswa mengasah hard skill, soft skill, dan life skill, sekaligus membentuk karakter lewat disiplin, sportivitas, ketekunan, dan kerjasama,” ungkap Andry.
Karena itu, UPH menyambut baik kolaborasi dengan Campus League UniGames. Menurut Andry, kampus juga menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk berkompetisi, terkoneksi, membangun relasi, dan saling menginspirasi.
“Lebih dari sekadar pertandingan, kami melihat UniGames sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem olahraga mahasiswa di Indonesia. Ajang ini sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berprestasi di bidang olahraga,” imbuhnya.
Andry menambahkan, bagi atlet mahasiswa, kompetisi tersebut menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan, menjaga kebugaran, sekaligus membuka peluang lahirnya talenta olahraga masa depan.
Baca juga : Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS Salurkan Beasiswa 22 Miliar
UniGames juga berkolaborasi dan mendapat dukungan dari tujuh federasi olahraga yang menaungi cabang-cabang yang dipertandingkan.
Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Iwan Kwok mengatakan, ajang tersebut dapat membantu menjaga keberlanjutan pembinaan dan prestasi atlet muda, khususnya di cabang wushu.
“Kami berharap melalui ajang UniGames ini, proses regenerasi atlet wushu dapat terus berjalan dengan baik dan melahirkan student-athlete yang berprestasi. Wushu merupakan salah satu cabang olahraga andalan utama Indonesia di berbagai multi-event internasional cabang bela diri, sehingga pembinaan yang berkesinambungan di tingkat perguruan tinggi menjadi sangat vital,” tegas Iwan.
Sementara itu, Chairman LUGU Group Hendri Lukito mengapresiasi penyelenggaraan Campus League UniGames yang dinilai dapat menjadi wadah bagi pengembangan prestasi student-athlete di cabang biliar.
Menurut Hendri, ajang tersebut juga membuka ruang bagi pegiat biliar dari kelompok usia junior dan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman sebelum memasuki jenjang atlet profesional.
“Tentu kami sangat berharap Campus League jadi inkubator untuk student-athlete cabang biliar. Sehingga mereka punya satu wadah yang proper guna mendapatkan pengalaman, jam terbang untuk bertanding di tingkat nasional yang mungkin masih jarang di kalangan mahasiswa,” ucap Hendri.
Olahraga dan Hiburan
Selain persaingan di arena pertandingan, UniGames dirancang sebagai ruang perayaan bagi komunitas mahasiswa dan masyarakat umum.
Rangkaian kegiatan akan dibuka melalui CL Run pada 6 Desember 2026. Kegiatan tersebut terbuka untuk umum dan ditargetkan diikuti 2.000 peserta.
Baca juga : Pramono Gelontorkan Rp 100 Miliar Beasiswa 50-75 Mahasiswa LPDP DKI Jakarta
Sepanjang penyelenggaraan, area sport bazaar juga akan menghadirkan tenant F&B, booth Campus League dan sponsor, serta area hiburan.
Pada penghujung rangkaian, Campus Festival akan menjadi bagian dari perayaan bersama dengan menghadirkan sejumlah musisi papan atas Tanah Air. Pada kesempatan yang sama, akan diumumkan kampus yang meraih gelar Grand Champions.
Momen olahraga dan musik tersebut menjadi penutup perjalanan Campus League Season 1 sekaligus bagian dari upaya memperluas pengalaman olahraga kampus di luar arena pertandingan.
Selain gelar Grand Champions, pencapaian kampus juga akan mendapatkan apresiasi berupa beasiswa pendidikan dengan total nilai Rp4,1 miliar. Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi 10 kampus dengan posisi terbaik pada klasemen akhir Grand Champions.
“Sejak awal, Campus League kami bangun bukan hanya untuk menghadirkan kompetisi, tetapi menciptakan ruang bagi student-athlete untuk berkembang melalui olahraga. Karena itu, pencapaian di UniGames juga kami hubungkan dengan sesuatu yang memiliki dampak lebih panjang, salah satunya melalui beasiswa pendidikan bagi kampus-kampus terbaik,” pungkas Ryan.
Campus League merupakan platform kompetisi olahraga kampus di Indonesia yang dibangun sebagai sebuah ekosistem terstruktur. Platform ini memiliki tiga pilar utama, yakni Academics, Athleticism, dan Affinity.
Campus League hadir dengan gagasan bahwa olahraga merupakan jalur pembelajaran alternatif yang esensial. Melalui ekosistem tersebut, student-athlete diharapkan memperoleh dukungan untuk berkembang secara utuh, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.