RM.id Rakyat Merdeka - Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Prabowo Subianto, kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk mengelola keuangan negara dengan penuh tanggung jawab. Prabowo menyatakan dengan tegas bahwa setiap rupiah uang rakyat yang berasal dari pajak dan pendapatan negara harus dijaga dan dikembalikan dalam bentuk program yang nyata.
Presiden menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah prinsip utama dalam penggunaan anggaran negara. Ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa dana yang terkumpul tidak disalahgunakan, melainkan benar-benar dialokasikan untuk kepentingan seluruh masyarakat.
Baca juga : Prabowo: Program MBG Serap 290 Ribu Lapangan Kerja, Libatkan 1 Juta Petani & Nelayan
Prabowo Subianto menjabarkan beberapa program prioritas yang akan dibiayai oleh APBN 2026. "Alokasi dana akan difokuskan untuk sektor-sektor kunci seperti pendidikan, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia," kata Presiden, kepada wartawan, Minggu (17/8/2025).
Selain itu, fokus juga diberikan pada sektor ketahanan pangan dan kesehatan. Presiden menekankan pentingnya menjaga ketersediaan pangan dan memastikan masyarakat memiliki akses yang merata terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Baca juga : Prabowo Gaspol Swasembada Pangan: Stok Beras Pecah Rekor, RI Bisa Ekspor Lagi
Namun, di sisi lain, bahaya terhadap keuangan rakyat tidak hanya datang dari pengelolaan anggaran negara.
Laporan dari media luar negeri, seperti Security MEA, telah memperingatkan tentang ancaman baru yang mengintai, yaitu rekening bank yang tidak aktif atau dormant.
Baca juga : Prabowo Tiba Di Gedung DPR, Siap Sampaikan Pidato Kenegaraan
Rekening-rekening dormant ini disebutkan sangat rentan menjadi target para peretas dan penjahat siber. Menurut laporan, pelaku kejahatan sering memanfaatkan celah keamanan pada rekening yang sudah lama tidak diakses, karena biasanya menggunakan kata sandi yang sudah usang atau lemah.
"Oleh karena itu, perlindungan keuangan rakyat harus menjadi tugas bersama, baik dari pemerintah maupun individu. Pemerintah dengan pengelolaan anggaran yang baik, dan masyarakat dengan kewaspadaan serta tindakan proaktif untuk mengamankan data dan rekening bank mereka, terutama yang sudah tidak terpakai," tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.