BREAKING NEWS
 

Ultah Ke-63, Ali Masykur Musa Luncurkan Buku Prinsip Negara Indonesia

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 15 September 2025 19:42 WIB
Foto: dok pribadi

RM.id  Rakyat Merdeka - Prof. KH Ali Masykur Musa merayakan ulang tahun ke-63 dengan meluncurkan buku baru yang menegaskan Indonesia tetap kokoh di atas Pancasila dan nilai Islam.

Hujan deras yang mengguyur Jakarta, Jumat sore (12/9/2025), tak menghalangi para tamu undangan menghadiri kediaman Ali Masykur di Condet, Jakarta Timur. Selain untuk merayakan ulang tahun tuan rumah, juga untuk peluncuran buku terbaru Ali Masykur yang berjudul Prinsip-prinsip Negara Indonesia: Syarah Konstitusi.

Buku ini lahir dari perenungan panjang Ali Masykur yang dimulai sejak masa baktinya di DPR RI lebih dari satu dekade lalu. Kini, sebagai Komisaris Independen PT PLN (Persero), dia menegaskan karyanya menekankan hubungan harmonis antara agama, negara, dan Pancasila.

Baca juga : Hodak Minta Pemain Persib Menangkan Timnas Indonesia

“Negara ini tidak boleh rapuh. Dengan keberagaman yang begitu luas, fondasi yang kuat harus dibangun agar Indonesia tetap kokoh. Buku ini mempertegas bahwa Indonesia adalah negara Pancasila yang tidak bertentangan dengan Islam,” ujar Ali Masykur.

Buku ke-19 dalam perjalanan intelektualnya itu menyajikan empat fondasi utama: pentingnya musyawarah, Pancasila sebagai norma fundamental, Pancasila sebagai wujud nilai-nilai Islam di Indonesia, serta gagasan Indonesia sebagai “Madinah kedua”, tempat keberagaman hidup berdampingan dengan damai.

Adsense

Para undangan dari kalangan BUMN, santri, hingga masyarakat umum memberikan apresiasi. Adi Priyanto, Direktur Retail dan Niaga PLN, menyebut buku ini runut dan mudah dipahami, menekankan relevansi Pasal 33 UUD 1945 dengan misi PLN melistriki seluruh negeri.

Baca juga : Pertemuan Ilmiah Khusus Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

“Beliau bukan komisaris yang duduk di belakang meja. Kyai Ali turun ke lapangan, memastikan listrik sampai ke pelosok negeri dan memberi masukan positif bagi direksi,” kata Adi.

Sementara Arsyadany Ghana Akmalaputri, Direktur Distribusi PLN, menekankan sisi spiritual buku ini. “Bagi kami yang terbiasa berpikir teknokratis, karya ini membuka cara pandang baru. Listrik bukan sekadar cahaya, tapi keberkahan,” ujarnya.

Dari kalangan santri dan masyarakat, pujian juga mengalir. Abdurrahman El-Syarif dari Madura menyampaikan puisi penuh doa bagi Ali Masykur, sementara Euis Badriah Asikin dan Mad Tohir menilai buku ini hadir di saat tepat, menjadi panduan memahami kedaulatan bangsa dan memperkuat pemahaman rakyat akan prinsip bernegara.

Baca juga : Tanoto Foundation Cetak Aktor Pembangunan untuk Akselerasi SDM Indonesia

Selain peluncuran buku, para tamu menyampaikan ucapan selamat ulang tahun dan doa panjang umur bagi Ali Masykur. “Semoga beliau panjang umur, sehat, terus menulis, produktif, dan bahagia,” ujar Adi Priyanto. Arsyadany Ghana menambahkan, “Pak Kiai adalah guru kami. Semoga beliau selalu dimuliakan Allah SWT.”

Ali Masykur menutup acara dengan menyatakan, buku tersebut bukan untuk dirinya pribadi, tapi untuk generasi mendatang agar mereka tetap punya jiwa nasionalisme yang kokoh di zaman digital.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense