RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025) pagi WIB.
Ia berangkat sekitar pukul 07.56 WIB dengan mobil Maung Garuda MV3 Limousine dari Istana Kepresidenan, Jakarta.
Prabowo tampil khas dengan kemeja safari krem. Dalam perjalanan menuju Monas, ia berdiri dari sunroof mobil Maung dan melambaikan tangan ke warga di sepanjang jalan.
Ribuan masyarakat sudah menunggu di sejumlah titik seputaran Monas, sejak pagi. Saat iring-iringan presiden melintas, teriakan “Bapak! Bapak!” menggema dari kerumunan, terutama ketika melintas di kawasan Patung Kuda.
Baca juga : Perayaan HUT ke-80 TNI Di Monas, Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Prabowo tampak tersenyum, melambaikan tangan dan sesekali menunduk memberi hormat kepada warga. Di belakangnya, tampak mobil Maung lain yang ditumpangi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, dan KSAU Marsekal Tonny Harjono.
Sepanjang perjalanan dari Istana, iring-iringan Prabowo diapit pasukan berkuda dan pasukan motoris. Barisan itu membuka jalan hingga ke kawasan Monas yang sudah dipadati masyarakat.
Di Monas, Prabowo langsung menuju tribun utama untuk memimpin jalannya upacara. Dalam peringatan tahun ini, ia bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Pangkogabwilhan III Letjen Bambang Trisnohadi dipercaya menjadi komandan upacara.
Letjen Nur Alamsyah disiapkan sebagai cadangan komandan upacara. Upacara berlangsung khidmat dengan deretan formasi pasukan dari tiga matra TNI.
Baca juga : Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Ajak Menteri Nyanyi Garuda Pancasila
TNI menyiapkan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) untuk memeriahkan peringatan ini. Parade dan simulasi tempur digelar secara spektakuler di sekitar kawasan Monas.
Dari udara, 156 pesawat berbagai jenis dikerahkan oleh TNI AU. Pesawat tempur, angkut, dan helikopter bermanuver di langit Jakarta.
Dari darat, TNI AD memamerkan kendaraan taktis dan artileri berat. Dua rute parade disiapkan: mengelilingi kawasan Monas atau memutar lewat Tugu Tani hingga kembali ke Gambir.
Sebanyak 133.480 personel gabungan prajurit dan masyarakat sipil dilibatkan. Mereka berperan sebagai peserta upacara, pasukan simulasi tempur, penerjun, pilot, hingga pengemudi alutsista.
Baca juga : Gaung Soekarno Dan Prabowo Di PBB: Seruan Kemanusiaan Dan Perdamaian
Di pelataran Monas, sejumlah kendaraan tempur diparkir untuk publik. Warga bisa berfoto dan bahkan naik ke atas tank atau panser yang dibuka khusus untuk masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.