BREAKING NEWS
 

Gajah Jantan Mati Misterius Di Perkebunan Aceh Tamiang, BKSDA: Diduga Keracunan

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Senin, 10 Agustus 2026 20:58 WIB
Gajah sumatera jantan dalam kondisi mati di areal Perkebunan PT MPLI, Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (9/8/2026). BKSDA

RM.id  Rakyat Merdeka - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menemukan seekor gajah sumatera jantan dalam kondisi mati di areal Perkebunan PT MPLI, Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (9/8/2026).

Bangkai gajah tersebut pertama kali ditemukan seorang karyawan PT MPLI sekitar pukul 12.00 WIB. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan diteruskan Polres Aceh Tamiang melalui call center BKSDA Aceh.

BKSDA Aceh bersama Polres Aceh Tamiang, Polsek Tamiang Hulu, PT MPLI, dan mitra Forum Konservasi Leuser (FKL) langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Tim tiba sekitar pukul 19.00 WIB untuk melakukan identifikasi awal sekaligus mengamankan lokasi.

Baca juga : BKSDA Sulteng Pastikan Kondisi Burung Maleo di Pusat Konservasi Tetap Sehat

Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata mengatakan, hasil identifikasi awal menunjukkan gajah yang ditemukan merupakan gajah liar berjenis kelamin jantan. Kedua gading satwa tersebut masih utuh dan tidak ditemukan luka pada bagian tubuhnya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kematian diduga akibat keracunan,” kata Ujang Wisnu.

Adsense

Tim medis kemudian melakukan nekropsi atau bedah bangkai pada Senin (10/8/2026). Tindakan tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kematian, sekaligus mendukung proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga : Waskita Karya Pastikan Korban Banjir Sudah Tinggal Di Hunian Layak

Dari pemeriksaan awal, gajah tersebut diperkirakan telah mati sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Untuk memperkuat dugaan penyebab kematian, tim medis mengambil sejumlah sampel organ untuk diperiksa di laboratorium.

Hasil olah TKP sementara juga tidak menemukan alat atau benda mencurigakan di sekitar lokasi penemuan bangkai. Karena itu, dugaan keracunan masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan laboratorium.

Setelah proses nekropsi dan olah TKP selesai, bangkai gajah sumatera tersebut kemudian dikuburkan di lokasi penemuan, yakni di areal Perkebunan PT MPLI.

Baca juga : Lanjutkan Pemulihan, Kemenhut Bangun Rumah Bagi Korban Bencana Aceh Tamiang

BKSDA Aceh mengimbau seluruh pihak ikut menjaga kelestarian satwa liar dan mendukung upaya perlindungan lingkungan. Pemerintah juga akan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebelum menyimpulkan penyebab pasti kematian gajah tersebut.

Ujang mengatakan informasi resmi mengenai hasil pemeriksaan dan langkah tindak lanjut akan disampaikan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense