RM.id Rakyat Merdeka - Komisi I DPR menjadwalkan uji kelayakan atau fit and proper test bagi puluhan calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) pada Selasa hingga Rabu, 22-23 September 2026. Ujian ini mewajibkan seluruh kandidat mempresentasikan program kerja untuk penugasan di berbagai negara sahabat maupun organisasi internasional.
Rangkaian proses seleksi ini dimulai dengan rapat internal persiapan pada Selasa pukul 12.30 WIB. Setelah rapat tertutup tersebut usai, sesi pertama presentasi langsung bergulir dengan menghadirkan enam kandidat utama hingga pukul 15.00 WIB.
Irawan Ronodipuro menjadi kandidat pertama yang diuji untuk penempatan Tiongkok dan Mongolia, disusul Baringin M.H. Panggabean untuk kawasan Inggris dan Irlandia. Sesi pertama ini juga menguji Desra Percaya untuk penugasan India, serta tiga calon lainnya yang akan bertugas di Yordania, Yunani, dan Kolombia.
Baca juga : Nangis Teringat Penderitaan Warga Gaza, Prabowo Pekikkan Free Palestina
Memasuki pukul 15.00 WIB, sesi kedua kembali dilanjutkan dengan menghadirkan enam nama baru yang berfokus pada perwakilan di wilayah Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Selatan. Di antaranya adalah Sigit Suryantoro Widiyanto untuk penempatan Timor Leste dan Albert Abdi dengan wilayah kerja utama di Tanzania.
Kandidat lain yang turut diuji pada sesi kedua ini termasuk R. Sigit Witjaksono untuk penugasan Sudan serta Darianto Harsono guna perwakilan di Srilanka. Mengakhiri hari pertama pengujian, Winanto Adi dan Epiphania Riris Wusananingdyah memaparkan rencana kerja mereka masing-masing untuk Kuwait dan Peru.
Uji kelayakan berlanjut pada Rabu pukul 10.00 WIB melalui sesi ketiga yang menyeleksi enam diplomat tambahan untuk wilayah Asia dan Eropa. Tri Tharyat diproyeksikan memegang mandat di Spanyol, sementara Josef A. Nae Soi akan mewakili negara di Filipina.
Baca juga : Dubes Meidyatama Suryodiningrat Perkuat Kerja Sama Ekonomi Saling Melengkapi
Pada kesempatan yang sama, Bagus Hendraning Kobarsyih diuji secara khusus untuk penempatan Kazakhstan dan Achsanul Habib guna perwakilan di Kamboja. Wahyuni Refi Satya Bekti serta Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake melengkapi sesi ini dengan mandat masing-masing di Bahrain dan Afrika Selatan.
Usai jeda istirahat siang, sesi keempat yang dimulai pukul 13.00 WIB menguji tujuh calon terakhir secara maraton. Lintang Parnohadiningrat tampil di urutan awal guna memaparkan visinya untuk Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) yang berkedudukan di Jakarta.
Zaim Al Khalis Nasution kemudian mengikuti uji kelayakan untuk penugasan Iran, didampingi oleh Ratieh Sanggarwaty untuk Tunisia dan Mohammad Iskandarsyah Derry Aman bagi penempatan Polandia. Tiga penugasan akhir yakni Selandia Baru, Laos, dan Kroasia masing-masing diisi oleh pemaparan dari Dindin Wahyudin, Dewi Justicia Meidiwaty, serta Yulastiawarman.
Baca juga : Ke Way Kambas Bareng Dubes Norwegia, Menhut Pastikan Kesiapan Mitigasi Karhutla
Rangkaian uji maraton ini akhirnya ditutup kembali dengan rapat internal Komisi I DPR pada pukul 15.30 WIB untuk merumuskan pertimbangan akhir.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.