BREAKING NEWS
 

Membangun Jiwa Kepemimpinan Berintegritas dan Kolaboratif

Writer : Nadia Al Vani
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 20 Oktober 2026 16:51 WIB
Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO). (Foto: Dok. Penulis)

Perubahan zaman menuntut generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kemampuan beradaptasi, dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Perkembangan teknologi serta kompleksitas tantangan organisasi membuat kepemimpinan tidak cukup dimaknai sebagai kemampuan mengarahkan orang lain, tetapi juga mencakup tanggung jawab, pengambilan keputusan, dan kemampuan membangun kerja sama.

Bagi mahasiswa, organisasi menjadi ruang pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Melalui pengalaman berorganisasi, mahasiswa dapat belajar menghadapi perbedaan pendapat, menyelesaikan persoalan, serta memahami tanggung jawab atas setiap keputusan.

Melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) Akuntansi 2026, mahasiswa Universitas Pamulang PSDKU Serang diharapkan mampu memahami bahwa kepemimpinan dibentuk melalui pengalaman, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus belajar. Kegiatan kaderisasi ini bukan sekadar pengenalan organisasi, melainkan langkah awal untuk membangun karakter mahasiswa agar mampu menjalankan perannya secara profesional.

Kepemimpinan Dimulai dari Integritas

Integritas merupakan dasar penting dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki kemampuan komunikasi dan mengatur tim, tetapi juga harus jujur, konsisten, serta mampu mempertanggungjawabkan tindakannya.

Bagi mahasiswa akuntansi, integritas memiliki peran penting karena bidang ini berkaitan erat dengan transparansi, ketelitian, dan kepercayaan. Nilai tersebut perlu diterapkan sejak di lingkungan kampus, seperti ketika mengelola anggaran kegiatan, menjalankan amanah kepanitiaan, dan memenuhi komitmen.

Bagi saya, selaku Ketua Pelaksana LDKO Akuntansi 2026, kegiatan ini menjadi salah satu proses awal dalam membentuk sikap mahasiswa ketika diberikan tanggung jawab dalam organisasi. Nilai integritas, tanggung jawab, dan kerja sama perlu dibangun melalui pengalaman nyata, bukan hanya dipahami sebagai materi pelatihan. Dengan demikian, keberhasilan LDKO tidak hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari kemampuan peserta menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan organisasi.

Bertanggung Jawab atas Keputusan

Dalam organisasi, tidak semua program berjalan sesuai rencana. Oleh karena itu, seorang pemimpin perlu mampu mengevaluasi keadaan, menerima masukan, dan menentukan langkah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga : Presentasi di Depan Kelas, Mengapa Mahasiswa Masih Takut Berbicara?

Hal ini berkaitan dengan materi kepemimpinan yang disampaikan oleh Fadli Nuryasin, S.Ak., M.Ak. Tanggung jawab tidak hanya ditunjukkan ketika keadaan berjalan baik, tetapi juga ketika menghadapi kesalahan dan persoalan yang membutuhkan evaluasi.

Bagi mahasiswa, kesalahan dalam menjalankan kegiatan dapat menjadi pembelajaran untuk memperbaiki perencanaan, komunikasi, dan pembagian tugas. Karena itu, tanggung jawab bukan sekadar kesediaan menerima tugas, melainkan komitmen untuk menyelesaikannya, mengakui kekurangan, dan melakukan perbaikan.

Adaptif Menghadapi Perubahan

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan telah mengubah cara manusia bekerja dan mengambil keputusan. Mahasiswa perlu terus memperbarui pengetahuan serta keterampilannya agar mampu menghadapi perubahan, khususnya dalam dunia profesional.

Dalam bidang akuntansi, penggunaan sistem digital dan otomatisasi menjadi tantangan sekaligus peluang. Namun, sikap adaptif bukan berarti menerima setiap perubahan tanpa pertimbangan, melainkan mampu memahami manfaat dan risikonya serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Pembahasan Ahmad Syuheri, S.Ak., M.Ak., MM. menyoroti pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi perubahan. Sementara itu, Bapak Kahfi Fikrianoor, S.E., M.Sc. memberikan sudut pandang mengenai pentingnya pengalaman langsung dalam membangun kepemimpinan mahasiswa.

Pengalaman berorganisasi membantu mahasiswa belajar menghadapi perbedaan karakter, menyelesaikan persoalan, dan mengambil keputusan bersama. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting untuk memasuki dunia profesional yang menuntut keterbukaan, fleksibilitas, dan kolaborasi.

Teknik Persidangan sebagai Bekal Berorganisasi

LDKO Akuntansi 2026 juga menghadirkan materi Teknik Persidangan yang disampaikan oleh Aniis Lutpiani. Materi ini penting untuk membekali mahasiswa dalam menjalankan forum organisasi secara tertib dan terarah.

Baca juga : Pentingnya Etika dalam Public Speaking untuk Membangun Komunikasi yang Efektif

Melalui pemahaman teknik persidangan, mahasiswa belajar menyampaikan pendapat, mengikuti aturan forum, menghargai perbedaan pandangan, dan memahami proses pengambilan keputusan bersama.

Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam organisasi. Namun, perbedaan tersebut perlu dikelola melalui komunikasi yang baik dan mekanisme yang tepat agar tidak menghambat jalannya organisasi. Dengan demikian, teknik persidangan tidak hanya berkaitan dengan tata cara forum, tetapi juga membangun budaya organisasi yang demokratis, tertib, dan bertanggung jawab.

LDKO dari Sudut Pandang Peserta

Bagi M. Jonata Fariz selaku salah satu peserta LDKO Akuntansi 2026, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenal lebih jauh arti kepemimpinan dan kerja sama dalam organisasi.

LDKO memberikan ruang bagi peserta untuk menerima materi, membangun komunikasi, dan belajar menghadapi berbagai situasi bersama peserta lainnya. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal ketika terlibat dalam kepengurusan dan pelaksanaan program kerja.

Meski demikian, pelatihan bukanlah akhir dari proses pembentukan pemimpin. Nilai-nilai yang diperoleh perlu diterapkan melalui keterlibatan aktif, kesediaan menerima kritik, dan konsistensi dalam menjalankan tanggung jawab.

Menuju Organisasi yang Profesional

Integritas, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, dan kolaborasi merupakan nilai yang saling berkaitan dalam membangun organisasi profesional. Integritas menjadi dasar kepercayaan, tanggung jawab menjaga komitmen, kemampuan beradaptasi membantu menghadapi perubahan, sedangkan kolaborasi mendorong anggota mencapai tujuan bersama.

Organisasi profesional bukan berarti organisasi yang bebas dari masalah, melainkan organisasi yang mampu mengelola persoalan secara terbuka, membagi tugas dengan jelas, melakukan evaluasi, dan memperbaiki kekurangan secara berkelanjutan.

Baca juga : Manajemen Talenta sebagai Kunci Keberhasilan dan Keberlanjutan Organisasi

Oleh karena itu, keberhasilan kaderisasi tidak cukup dinilai dari pelaksanaan kegiatan. Diperlukan pendampingan anggota baru, evaluasi berkala, dan keteladanan pengurus agar nilai kepemimpinan dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi sehari-hari.

Menyiapkan Pemimpin untuk Masa Depan

Membangun jiwa kepemimpinan membutuhkan proses yang berkelanjutan. LDKO Akuntansi 2026 menjadi salah satu langkah dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan organisasi dan dunia profesional.

Organisasi mahasiswa perlu menjadikan integritas, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, dan kolaborasi sebagai dasar dalam menjalankan program kerja. Komunikasi terbuka, pembagian tugas yang jelas, serta evaluasi yang berorientasi pada perbaikan juga perlu menjadi bagian dari budaya organisasi.

Generasi muda membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu memberikan arahan, tetapi juga bersedia mendengar dan bertanggung jawab. Pemimpin juga harus terbuka terhadap perubahan serta mampu bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Organisasi yang profesional lahir dari individu-individu yang memiliki karakter profesional. LDKO Akuntansi 2026 bukan sekadar kegiatan kaderisasi, melainkan bagian dari perjalanan membentuk generasi pemimpin yang mampu menerapkan nilai-nilai organisasi dalam kehidupan profesional dan masyarakat.

Keberhasilan proses tersebut ditentukan oleh sejauh mana nilai-nilai yang dipelajari selama pelatihan diwujudkan dalam tindakan nyata.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense