RM.id Rakyat Merdeka - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi terkait kehadirannya dalam acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin, Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).
Raffi meminta maaf, jika kehadirannya di acara tersebut memunculkan kegaduhan.
Deklarasi bertema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” yang digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 itu juga dihadiri kreator konten Willie Salim.
"Dengan kerendahan hati, izinkan saya menyampaikan beberapa hal terkait acara pada tanggal 29 Oktober lalu, sebagaimana telah dijelaskan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara, saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut," ungkap Raffi melalui akun Instagram @ukp_mudaseni_raffiahmad yang ditautkan ke @raffinagita1717, Minggu (1/11/2026).
Raffi mengaku datang dengan niat tulus dan itikad baik. Tak ada niat merendahkan, apalagi mencederai semangat perjuangan generasi muda.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Minggu 1 November, Hadir di 2 Lokasi
Sejak dulu, kata Raffi, dirinya tak pernah menolak undangan. Siapa pun yang mengundang, Raffi selalu mengupayakan hadir, walaupun sebentar.
"Saya mohon maaf dari hati saya, atas kegaduhan yang timbul dari kehadiran saya. Saya sangat memahami bahwa niat baik tetap perlu, disertai ketelitian pada setiap kegiatan yang akan dihadiri," tutur Raffi.
"Selama ini, saya mengajak masyarakat seluruhnya untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, menjauhkan diri dari ujaran kebencian, apalagi yang diiringi caci maki sampai dengan fitnah," lanjutnya.
Berkaca dari kejadian ini, Raffi mengaku akan lebih berhati-hati dalam mengambil langkah.
"Saya menghargai setiap orang yang menyampaikan aspirasi, kritik, pandangan, saran, semuanya saya hargai. Karena saya sangat meyakini bahwa setiap orang memiliki cara untuk berkontribusi dan memberikan apa pun yang terbaik dengan cara masing-masing untuk bangsa dan negara," papar Raffi.
Baca juga : Polda Metro Minta Maaf soal Deklarasi Sumpah Pemuda: Kritik Jadi Bahan Evaluasi
"Terima kasih sekali lagi atas perhatian, kritik, dan masukan yang diberikan. Semua ini pastinya menjadi pembelajaran bagi saya untuk terus memperbaiki diri. Saya berharap, penjelasan yang telah disampaikan dapat membantu memperjelas situasi yang sebenar-benarnya terjadi, sekaligus menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi semua pihak, termasuk saya," pungkasnya.
Polda Metro Jaya Minta Maaf
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemberitaan dan polemik yang muncul, terkait penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di depan Pos Polisi (Pospol) Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).
“Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi,” ujar Budi.
Budi menjelaskan, Raffi Ahmad dan Willie Salim hadir atas undangan Polda Metro Jaya selaku penyelenggara. Keduanya disebut memiliki niat baik untuk ikut memaknai momentum peringatan Sumpah Pemuda.
“Saudara Raffi Ahmad dan Saudara Willie Salim datang atas undangan kami selaku penyelenggara. Keduanya berniat baik untuk turut memaknai Sumpah Pemuda,” katanya.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Sabtu 31 Oktober, Hadir di 5 Lokasi
Budi menegaskan, Polda Metro Jaya menghormati setiap aspirasi dan masukan yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, nilai utama Sumpah Pemuda adalah persatuan yang harus terus dijaga bersama seluruh elemen bangsa.
“Sumpah Pemuda mengajarkan persatuan. Nilai itu ingin kami jaga bersama seluruh elemen bangsa. Setiap masukan akan kami jadikan bahan evaluasi, agar pelayanan kami terus menjadi lebih baik,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.