BREAKING NEWS
 

Ketua MPR Salurkan 5.000 Paket Sembako, Obat, dan School Kit Ke Sumut

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Minggu, 14 Desember 2025 20:52 WIB
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyalurkan bantuan disalurkan ke Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto: MPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR RI Ahmad Muzani melanjutkan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Pulau Sumatera yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Kali ini, bantuan disalurkan ke Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, setelah sebelumnya dilakukan di Aceh.

Dalam kegiatan tersebut, Muzani didampingi Wakil Ketua MPR Abcandra Akbar, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Kesehatan Benny Oktavianus, serta Wakil Menteri Agama Romo Syafii.

Muzani menegaskan, percepatan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana harus segera dilakukan, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan keagamaan, agar aktivitas sosial masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Dari paparan Bupati Tapanuli Tengah, Pak Masinton, kami mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan. Ada aspirasi yang bisa langsung diputuskan hari ini, dan ada pula yang perlu dibahas lintas kementerian untuk pemulihan jangka panjang. Pada intinya, kami fokus membantu masyarakat dan para kepala daerah agar kehidupan pascabencana dapat segera pulih,” ujar Muzani dalam keterangannya, Minggu (14/12/2025).

Sekretaris Dewan Pembina sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra itu menegaskan, seluruh masukan dari masyarakat dan pemerintah daerah akan dibawa ke Jakarta untuk dicarikan solusi bersama kementerian terkait.

Baca juga : Dairi Prima Mineral Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh

Muzani juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Presiden RI Prabowo Subianto dalam penanganan bencana di Sumatera.

“Sebagai pimpinan MPR, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, yang begitu serius menangani musibah di Sumatera. Beliau telah beberapa kali datang langsung ke lokasi bencana dan terus memberikan perhatian,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, MPR RI menyalurkan sebanyak 5.000 paket bantuan yang terdiri dari sembako, obat-obatan, serta perlengkapan alat tulis sekolah bagi anak-anak terdampak bencana. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan untuk segera didistribusikan kepada masyarakat.

Adsense

Berdasarkan laporan BPBD Sumatera Utara per 13 Desember, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di provinsi tersebut mencapai 348 orang, sementara 91 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Korban jiwa terbanyak tercatat di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan 116 orang meninggal dunia dan 63 orang hilang, disusul Tapanuli Selatan sebanyak 86 orang meninggal dunia, serta Tapanuli Utara dengan 36 orang meninggal dunia.

Baca juga : INDODAX Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang Di Sumatera

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan, kondisi wilayahnya mulai berangsur membaik meskipun masih terdapat sejumlah kendala di lapangan.

“Kondisi mulai terurai perlahan. Listrik dan jaringan internet sudah menyala meski masih terbatas. Pasokan BBM juga mulai lancar, namun tetap perlu pengawasan agar tidak dimanfaatkan oleh spekulan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah memperpanjang masa tanggap darurat guna memaksimalkan penanganan bencana. Saat ini masih terdapat sembilan desa yang terisolasi dan hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki atau melalui pengiriman bantuan udara.

“Kami juga membutuhkan penanganan cepat untuk pemulihan air bersih karena seluruh instalasi rusak total, mulai dari hulu hingga jaringan ke rumah warga,” katanya.

Secara keseluruhan, MPR RI telah menyalurkan 15.000 paket bantuan kemanusiaan yang didistribusikan ke tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan masing-masing provinsi menerima 5.000 paket bantuan.

Baca juga : Makuku Salurkan 300 Ribu Popok Untuk Korban Banjir Sumatera

Muzani menegaskan, meskipun bantuan yang disalurkan masih terbatas, kehadiran dan perhatian pemerintah pusat diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal pascabencana.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat mengungkapkan, sedikitnya 5.000 ruang kelas di Sumatera Utara mengalami kerusakan akibat bencana.

“Yang paling mendesak adalah memastikan siswa dapat segera kembali mengikuti proses pembelajaran. Untuk sekolah dengan kerusakan ringan akan dilakukan pembersihan, sementara yang rusak sedang dan berat akan segera diperbaiki, bahkan direlokasi jika diperlukan agar lebih aman dari bencana,” jelasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense