RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie meluruskan anggapan bahwa kedutaan besar Republik Indonesia (KBRI) berkewajiban menyimpan dokumen akademik pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri.
Pernyataan itu disampaikan Grace menyusul keterangan KBRI Singapura dan KBRI Australia yang menyatakan tidak menyimpan dokumen akademik Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga : Dubes RI Untuk Kanada Muhsin Syihab Pamer Keindahan Batik Melalui Fashion Show
“Halo, tidak ada kewajiban bagi pelajar Indonesia di mana pun untuk menyetorkan dokumen akademik mereka ke kedutaan. Juga bukan tugas atau kewajiban kedutaan untuk mengumpulkan data-data akademik pelajar-pelajar Indonesia di luar negeri,” kata Grace dalam video yang diunggah di akun media sosialnya, Minggu sore (4/10).
Grace mencontohkan pengalamannya saat meraih dua gelar master di National University of Singapore dan Singapore Management University.
Baca juga : Makan Malam Di KBRI Bern, Menko AHY Dijamu Ikan Dabu-dabu Hingga Gulai Kale
Menurut dia, tidak pernah ada permintaan dari KBRI ataupun kewajiban baginya untuk menyetorkan transkrip maupun dokumen akademik kepada KBRI.
“Jadi jangan dibuat narasi seolah-olah kalau KBRI tidak memiliki dokumen akademik Mas Gibran, maka itu artinya Mas Gibran tidak lulus atau bersekolah di sana. Ini logika yang sangat-sangat ngawur,” ujar Grace.
Baca juga : Dubes Djauhari Oratmangun Rayakan Hubungan Diplomatik Dengan Mongolia
Grace kemudian mempertanyakan kapan polemik mengenai ijazah akan berakhir. Menurut dia, sebelumnya isu serupa diarahkan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dan kini menyasar Gibran.
“Tadinya Jokowi yang disebut ijazahnya palsu, sekarang Gibran. Orang yang mempermasalahkan ya dia-dia juga. Apakah isu ini sengaja dipelihara? Bagaimana menurut Anda?” pungkas Grace.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.