RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Tim Task Force sekaligus Waketum Hanura Patrice Rio Capella menegaskan partainya tidak ingin berlarut-larit dalam menyikapi wacana ambang batas parlemen atau parliamentary threshold, yang saat ini sedang dibahas oleh Panja RUU Pemilu, di DPR RI.
Hanura, saat ini, fokus menyiapkan diri untuk menghadapi Pemilu 2029.
“Kita meyakini bahwa kalau ini sungguh-sungguh kita lakukan, maka 4 persen itu kecil. Kita menyadari bahwa ada sukses story yang pernah saya lakukan di partai sebelumnya. Hanura, awalnya juga 4 persen,” ujar Rio, di acara konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force, dengan pengurus DPD, DPC, dan Anggota DPRD Partai Hanura se Provinsi Gorontalo, di Fox Hotel, Gorontalo, Senin (19/10/2026).
Rio optimis partainya akan masuk Senayan di Pemilu 2029. Baginya, soal ambang batas parlemen itu tergantung dari keinginan, kekuatan, dan tekad Hanura untuk melewati PT 4 persen. Melihat semangat kader di daerah, termasuk Gorontalo, dirinya optimis partainya bisa menempatkan wakil di DPR RI.
“Gorontalo itu provinsi ke-22 yang kita datangi, itu tidak jauh berbeda semangatnya dengan 21 provinsi yang lain yang kami datangi,” semangatnya.
Baca juga : Songsong Pemilu 2029, Golkar Wajibkan Para Menterinya Maju Caleg
Harapannya, di 16 provinsi lainnya yang akan didatangi Tim Task Force, memiliki semangat dan tekat yang sama dan penuh percaya diri menghadapi Pemilu 2029 yang akan datang.
“Bahwa hari ini yang kami lakukan bukan sekadar untuk menghadapi verifikasi faktual. Verifikasi faktual itu sasaran antara. Jadi, kita berkumpul menang pemilu,” tegasnya.
Ke depan, pihaknya akan melakukan survei internal secara nasional. Rinciannya, pertama dilakukan pada Juni 2027, setelah partai ini dinyatakan lolos verifikasi peserta Pemilu 2029. Kedua, survei dilakukan akhir 2027.
Survei ketiga, dilakukan pada pertengahan 2028, dan survei terakhir menjelang Pemilu 2029. “Empat kali survei itu nanti akan bisa memotret perkembangan dan peta partai Hanura apakah nanti kami akan mendapatkan kursi di Gorontalo atau di provinsi-provinsi yang lain,” terangnya.
Di kesempatan tersebut, Rio juga menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta kepada seluruh skuad Hanura untuk tidak bermain-main lagi dalam persiapan menuju kontestasi Pemilu 2029.
Baca juga : Golkar Sulsel Ditarget Raih Tambahan 2 Kursi Per Dapil
Pesan pertama, Oesman mengingatkan bahwa Hanura sudah dua kali gagal masuk Senayan di Pemilu 2019 dan 2024. Jadi, menuju Pemilu 2029, tidak bisa dianggap pekerjaan yang biasa-biasa saja.
Menirukan pesan Oesman, kalau kita lakukan secara biasa-biasa saja maka hasilnya pun akan biasa-biasa saja. Oleh karena itu, Ketum menyarankan bahwa kita harus kerja keras, solid dan sungguh-sungguh untuk menyusun struktur partai.
“Jadi, Partai Hanura itu dipersiapkan untuk menang, bukan untuk kalah,” tegasnya.
Pesan kedua, sang ketum meminta para kader untuk menjaga soliditas, kemudian rasa persatuan yang kuat, dan tidak boleh menganggap bahwa pekerjaan ini pekerjaan mudah.
“Tapi inilah tim andalannya DPP Partai Hanura untuk mendorong mesin politik ini bisa berjalan dan hidup kembali untuk Pemilu 2029,” pungkasnya.
Baca juga : Publik Perlu Diberi Banyak Pilihan Pemimpin Berintegritas
Sementara itu, Ketua DPD Hanarua Provinsi Gorontalo, Ekwan Ahmad mengaku bersemangat seusai didatangi oleh Tim Task Force DPP Hanura yang dipimpin oleh Rio Capella. Bahkan, dirinya mengaku siap menambah jumlah kursi parlemen daerah di pesta demokrasi nanti.
“Sekarang kita ada 6 kursi DPRD, Insya Allah di Pemilu 2029 akan bertambah menjadi 15 kursi DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota, dan 1 kursi untuk DPR RI,” kata Ekwan.
Di konsolidasi ini, Tim Task Force menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan untuk enam DPC, dan satu DPD. Kemudian, tim memberikan bantuan total sebesar 60 juta untuk membangun pemasangan papan nama partai di setiap DPC dan PAC seluruh Provinsi Gorontalo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.