BREAKING NEWS
 

Liga Champions

Feyenoord Vs AC Milan, Laga Emosional Usai 5 Dekade

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 11 Februari 2025 11:33 WIB
Para pemain AC Milan. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Raksasa Belanda Feyenoord dijadwalkan berduel melawan raksasa Italia AC Milan pada pertandingan play-off 16 besar Liga Champions 2024/2025.

Duel ini akan digelar di Feyenoord Stadium, De Kuip, Rotterdam, Belanda, Kamis (13/2/2025) mulai pukul 03.00 WIB, dengan siaran live di beIN Sports 3.

Lag ini menjadi pertemuan pertama antara kedua tim setelah 50 tahun lebih.

Catatan UEFA memperlihatkan, terakhir kali Feyenoord bertemu AC Milan terjadi pada Liga Champions musim 1969/1970 ketika mereka saling mengalahkan, tapi Feyenoord lolos ke babak selanjutnya lewat agregat 2-1.

Feyenoord kemudian menjuarai Liga Champions (European Cup kala itu) yang merupakan pertama kali dan satu-satunya, usai mengalahkan Celtic 2-1 pada final.

Meskipun memiliki memori manis ketika menghadapi AC Milan, Feyenoord tetap waspadai Rossoneri karena sudah banyak hal terjadi pasca terakhir kalinya kedua tim bertemu.

Baca juga : Paris Saint-Germain Vs Brest, Menanti Aksi Debutan Di Pentas Eropa

AC Milan lebih sering menjuarai Liga Champions dibanding Feyenoord dengan tujuh kali, pada 1963, 1969, 1989, 1990, 1994, 2003 dan 2007.

Dengan sejarah yang menarik di antara kedua tim dan rekor yang berpihak ke masing-masing kubu, duel ini berpotensi menghadirkan kejutan.

AC Milan memiliki rekor buruk dalam empat pertemuan terakhir mereka melawan tim asal Belanda di kompetisi utama Eropa (3 imbang, 1 kalah).

Terakhir kali Rossoneri meraih kemenangan melawan tim Belanda adalah pada Oktober 2008, ketika mereka mengalahkan SC Heerenveen 3-1 di Piala UEFA.

Adsense

Sementara Feyenoord memiliki rekor kandang yang kuat saat menghadapi tim-tim asal Italia. Dari 11 pertandingan kandang di Eropa melawan klub Italia, mereka hanya kalah sekali (6 menang, 4 imbang, 1 kalah).

Satu-satunya kekalahan itu terjadi pada Februari 2015, ketika mereka dikalahkan 1-2 oleh AS Roma di babak 32 besar Liga Europa.

Baca juga : Liga Champions: Real Madrid Vs Man City, Final Kepagian

AC Milan gagal menang dalam 11 pertandingan tandang terakhir di babak sistem gugur kompetisi ini (4 imbang, 7 kalah).

Bahkan dalam 10 laga terakhir, AC Milan hanya mampu mencetak tiga gol, menandakan kelemahan mereka saat bermain jauh dari San Siro.

Feyenoord kembali bermain di babak gugur Liga Champions/Piala Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 1984/1985.

Kala itu, mereka tersingkir oleh Panathinaikos dengan agregat 1-2 di babak pertama (0-0 kandang, 1-2 tandang).

Laga syarat emosional buat Santiago Gimenez. Ya, ini adalah sebuah laga yang bakal terasa emosional untuk Santiago Gimenez. Ia baru saja meninggalkan Feyenoord untuk bergabung bersama AC Milan pada bursa transfer Januari 2025.

Selama membela panji Feyenoord pada 2022 sampai 2025, Santiago Gimenez mengemas 65 gol dalam 105 penampilan.

Baca juga : Debut Joao Felix Antar AC Milan Ke Semifinal Piala Italia

Santiago Gimenez segera memberikan dampak positif untuk AC Milan. Dalam dua laga pertama berkostum Merah-Hitam, bomber asal Meksiko itu menyumbang satu assist serta sebuah gol.

Menilik start mantap tersebut, pelatih AC Milan, Sergio Conceicao, tentu akan tergoda untuk memberikan Santiago Gimenez kesempatan pertama mentas sebagai starter.

Selain Christian Pulisic, Santiago Gimenez, Joao Felix, dan Rafael Leao secara bersamaan.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense