RM.id Rakyat Merdeka - Kabar mengejutkan datang dari Bhayangkara Presisi Lampung FC. Tim berjuluk The Guardian itu secara mendadak mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Paul Munster pada Selasa (11/8) malam.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat kick-off Super League 2026/27 tinggal kurang dari sebulan lagi. Apalagi, Paul Munster sebelumnya berhasil membawa Bhayangkara FC tampil impresif pada musim lalu.
Manajemen Bhayangkara FC menyampaikan perpisahan dengan juru taktik asal Irlandia Utara tersebut melalui unggahan di media sosial klub.
Baca juga : FIFA Cabut Permanen Registration Ban Persib
"Terima kasih, Coach Paul Munster," tulis rilis resmi Bhayangkara FC.
Kepergian Munster tentu di luar ekspektasi para pendukung The Guardian. Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu sebelumnya sukses mengantarkan Bhayangkara FC yang berstatus sebagai tim promosi finis di posisi kelima klasemen akhir BRI Super League 2025/26.
Bhayangkara FC mengoleksi 53 poin dari 34 pertandingan, dengan selisih gol +8. Mereka bahkan mampu mengungguli Malut United FC dan Dewa United Banten FC yang sama-sama mengoleksi 53 poin.
Baca juga : Shin Tae-yong Fokus Benahi Fisik dan Taktik Persija
Pencapaian tersebut menjadi salah satu catatan positif Munster selama menangani The Guardian. Pelatih berusia 42 tahun itu juga sempat mengungkapkan kebanggaannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Munster menyoroti keberhasilan Bhayangkara FC menembus lima besar, meraih enam kemenangan secara beruntun, hingga dirinya masuk dalam nominasi Pelatih Terbaik atau Coach of the Year musim 2025/26.
"Musim 2025/26 telah berakhir dan saya sangat bangga dengan apa yang telah dibangun oleh grup ini sepanjang tahun," tulis Munster dalam unggahannya.
Baca juga : Persija Alihkan Fokus ke Persiapan Musim 2026/2027
Sinyal perpisahan antara Munster dan Bhayangkara FC juga tidak terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Sebaliknya, skuad The Guardian yang dihuni Moussa Sidibe dan kawan-kawan telah memulai persiapan pramusim sejak 23 Juli lalu.
Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan Bhayangkara FC menyambut kompetisi Super League 2026/27. Namun, di tengah persiapan tersebut, manajemen justru secara mengejutkan mengakhiri kerja sama dengan Munster.
Dengan waktu menuju kompetisi yang semakin dekat, Bhayangkara FC kini harus segera menentukan pelatih baru untuk melanjutkan persiapan tim. Keputusan tersebut menjadi pekerjaan penting bagi manajemen agar persiapan The Guardian menuju musim baru tidak terganggu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.