BREAKING NEWS
 

FIFA ASEAN Cup 2026

Awas, Jangan Anggap Enteng Bangladesh!

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Rabu, 30 September 2026 05:23 WIB
Para pemain Timnas Indonesia. (Foto : PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tidak menganggap remeh Bangladesh pada laga terakhir Divisi 1 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (1/10) malam.

Menurutnya, persaingan sepak bola Asia Tenggara semakin ketat sehingga setiap pertandingan harus dihadapi dengan fokus penuh.

Erick menilai peningkatan kualitas skuad negara-negara ASEAN, termasuk melalui kehadiran pemain naturalisasi dan pemain berpengalaman dari berbagai negara, membuat perbedaan kekuatan antartim semakin tipis.

Baca juga : Emas Ketiga Indonesia, Leo/Daniel Kembalikan Kejayaan Ganda Putra Asian Games

“Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Indonesia harus tetap berjuang dan bermain dengan fokus penuh,” ujar Erick seusai menyaksikan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (29/9/2026).

Menurut Erick, kondisi tersebut membuat persaingan pada turnamen perdana FIFA di Asia Tenggara ini berlangsung sengit. Thailand, Vietnam, Malaysia, Indonesia, Filipina, dan negara ASEAN lainnya memiliki kekuatan yang semakin berimbang.

Adsense

“Sekarang kualitas permainan negara-negara Asia Tenggara terus meningkat. Setiap tim memiliki kekuatan dan komposisi pemain yang semakin solid,” katanya.

Baca juga : Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Erick mencontohkan Malaysia yang diperkuat pemain dari berbagai negara dan mampu tampil kompak. Menurutnya, kehadiran pemain naturalisasi maupun pemain dengan pengalaman internasional ikut meningkatkan level persaingan di kawasan.

“Karena itu, semua pertandingan menjadi sangat penting. Tim yang ingin melaju harus berjuang sejak laga pertama dan tidak boleh menganggap remeh siapa pun,” tegasnya.

Erick menilai peluang Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka. Namun, skuad Garuda harus menjaga konsistensi dan fokus penuh dalam setiap pertandingan.

Baca juga : Tanpa Ronaldo, A Selecao Gacor

Ia juga mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan hasil sebelumnya. Apalagi, hasil pertandingan lain di turnamen ini menunjukkan kejutan bisa terjadi kapan saja.

Erick turut mengapresiasi daya juang pemain Indonesia pada pertandingan sebelumnya. Meski harus bermain dengan 10 pemain, skuad Garuda tetap berusaha hingga pertandingan berakhir.

“Masih ada peluang, tetapi semuanya memiliki risiko. Tidak ada jalan mudah. Para pemain harus terus berjuang dan memberikan kemampuan terbaik,” pungkas Erick.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense