BREAKING NEWS
 

Asian Games 2026

Indonesia Raih 5 Emas, Erick Thohir Soroti Pembinaan Menuju Olimpiade

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Senin, 5 Oktober 2026 05:53 WIB
Para atlet Indonesia di penutupan Asian Games 2026. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan torehan lima medali emas. Hasil tersebut melampaui target empat emas yang ditetapkan sebelum keberangkatan ke Jepang.

Secara keseluruhan, Indonesia membawa pulang 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Lima emas tersebut seluruhnya datang dari cabang olahraga yang masuk dalam 21 cabor unggulan. Bulu tangkis menyumbangkan dua emas melalui tim beregu putra dan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Tiga emas lainnya dipersembahkan Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi, Desak Made Rita Kusuma Dewi dari panjat tebing, serta Nurisa Dian Ashrifah dari panahan.

Baca juga : Indonesia Vs Thailand, Garuda Siap Tempur di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Emas Nurisa menjadi salah satu pencapaian bersejarah. Medali tersebut merupakan emas pertama Indonesia dari cabang panahan sepanjang keikutsertaan di Asian Games.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, pelatih, ofisial, federasi cabor, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia.

Adsense

“Saya ingin memberikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh atlet yang sudah berjuang membawa nama Indonesia dan berhasil membawa pulang medali. Kepada para pelatih, ofisial dan seluruh federasi yang menyiapkan tim dan memastikan proses pembinaan berjalan, juga kepada KOI dan seluruh jajaran CdM yang memastikan dukungan penuh agar kontingen bisa fokus bertanding, saya ucapkan terima kasih. Lima emas ini bukan hasil kerja satu pihak, tetapi hasil dari ekosistem olahraga yang bekerja bersama,” ujar Erick.

Menurut Erick, keberhasilan melampaui target menjadi bukti pentingnya pemetaan potensi atlet dan cabang olahraga sebelum menetapkan sasaran prestasi.

Baca juga : 67 Ribu Tiket Sold Out, SUGBK Bakal Dipadati Suporter Timnas Indonesia

“Kita datang dengan target empat emas, dan Alhamdulillah kita pulang dengan lima emas. Ini menunjukkan bahwa target yang kita tetapkan harus lahir dari pemetaan yang benar. Kita harus tahu cabang mana yang punya peluang, siapa atletnya, bagaimana performanya, bagaimana persiapannya, dan seberapa realistis target yang kita pasang. Jadi target bukan angka yang dibuat di atas kertas, tetapi angka yang punya dasar dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Erick menegaskan, pola tersebut akan menjadi dasar agar persiapan kontingen Indonesia ke depan lebih fokus. Pemerintah, kata dia, harus mengarahkan sumber daya kepada cabor dan atlet yang memiliki peluang prestasi kuat.

“Kita tidak bisa lagi mengirim sebanyak-banyaknya tanpa melihat peta kekuatan. Kita harus semakin teliti menentukan siapa yang berangkat, di nomor apa kita bertanding, dan di mana peluang medalinya. Dengan begitu, target yang kita tetapkan juga terukur, persiapannya jelas, dan evaluasinya bisa dilakukan secara objektif,” tegasnya.

Lima emas Indonesia di Aichi-Nagoya juga dinilai menjadi modal penting karena semuanya berasal dari cabor yang dipertandingkan di Olimpiade, yakni panahan, bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi.

Baca juga : Guardian Indonesia Targetkan 10 Ribu Peserta Guardian Run 2026

“Lima emas kita datang dari cabang-cabang yang juga dipertandingkan di Olimpiade. Ini penting. Artinya, kita punya fondasi yang harus terus kita jaga dan kembangkan. Panahan, bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi harus kita bina secara konsisten, bukan hanya untuk SEA Games dan Asian Games, tetapi kita siapkan untuk bisa bersaing dan meraih medali di Olimpiade 2028,” tambah Erick.

Selain peraih emas, Erick juga menyoroti cabang yang mampu menembus final. Salah satu
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense