Dark/Light Mode

381 Gardu Distribusi Berhasil Dinyalakan, PLN Gercep Pulihkan Listrik Di Manado

Minggu, 17 Januari 2021 10:36 WIB
Musibah banjir dan tanah longsor terjadi di Manado, Sulawesi Utara, akibat hujan berintensitas tinggi dan struktur tanah yang labil, Sabtu (16/1). (Foto: Humas BNPB)
Musibah banjir dan tanah longsor terjadi di Manado, Sulawesi Utara, akibat hujan berintensitas tinggi dan struktur tanah yang labil, Sabtu (16/1). (Foto: Humas BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - PLN melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado bertindak cepat dalam memulihkan pasokan aliran listrik di beberapa titik lokasi di Kota Manado dan sekitarnya, yang terganggu akibat musibah banjir pada Sabtu (16/1).

Hingga Minggu (17/1) pukul 07.00 WITA, PLN yang menerjunkan 102 personel untuk mengatasi situasi ini, telah berhasil menyalakan 381 gardu dari total 599 gardu yang terdampak. Masih ada 218 gardu yang belum menyala.

Sementara pelanggan yang terdampak, berjumlah 66.481. Sebanyak 42.291 pelanggan, kini tak lagi bermasalah. Sisanya, belum menyala.

Daerah-daerah yang masih dalam tahapan recovery meliputi daerah Tikala, Banjer, Komo, Pall 4, Wusa, Kampung Baru, Teep, Kayawu, Wailan, Watudambo, Kaima, Baypass, Minawerot, Paslaten, Kauditan, Kuala Batu, Ranowangko, Mangatasik, Popo, Pineleng, Warembungan, Sonder, Tareran, Tinoor, Paleloan, Urongo, Tandengan, Seretan, dan Tanggari.

Berita Terkait : Banjir Dan Tanah Longsor Di Manado Tewaskan 5 Orang

Masyarakat diimbau segera melaporkan potensi bahaya kelistrikan kepada PLN demi kenyamanan dan keselamatan bersama, bila menghadapi cuaca ekstrim.

Berikut saran PLN, agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah musibah banjir: 

1. Masyarakat harus merelakan pemangkasan pohon yang mendekati jaringan PLN, yang berpotensi gangguan listrik saat hujan.

2. Matikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB) (apabila ada genangan air).

Berita Terkait : PLN Gerak Cepat Pulihkan Kelistrikan Terdampak Gempa Di Mamuju Dan Majene

3. Cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung. dengan stop kontak

4. Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman. 

5. Masyarakat diminta segera melaporkan ke PLN, untuk penghentian pasokan tenaga listrik, apabila sudah terdapat potensi banjir, demi keselamatan masyarakat.

PLN akan mengupayakan penormalan terlaksana dengan cepat, dan berusaha mengantisipasi agar hal ini tidak terjadi kembali.

Baca Juga : CEO Tiran Group Dan AAS Foundation Andi Amran Sulaiman Kirim Bantuan Kemanusiaan

PLN juga akan terus menjaga, agar pasokan listrik tetap andal dan beroperasi secara optimal.

Masyarakat dapat melaporkan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan melalui Contact center PLN 123 yang dapat diakses lewat telepon (kode area) 123, media sosial PLN 123, dan aplikasi smartphone PLN Mobile demi kemudahan layanan kapan saja di mana saja. [HES]