Dark/Light Mode

Wow, Toilet Training Pada Sapi Ternyata Bisa Bantu Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Kamis, 16 September 2021 05:58 WIB
Sapi yang sukses menjalani toilet training, diberi hadiah makanan. (Foto: BBC)
Sapi yang sukses menjalani toilet training, diberi hadiah makanan. (Foto: BBC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sapi ternyata dapat dilatih toilet training, untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Dalam penelitian di Jerman, para ilmuwan melatih sapi untuk menggunakan toilet yang telah ditentukan. Urin mereka kemudian dikumpulkan dan di-treatment.

Asal tahu saja, amonia dari urin sapi dapat berubah menjadi gas rumah kaca dinitrogen oksida, ketika bercampur dengan tanah.

Berita Terkait : PGN Siap Kerek Pemanfaatan Gas Bumi

Di seluruh dunia, sekitar 10 persen dari total emisi gas rumah kaca yang berasal dari aktivitas manusia, bersumber dari ternak.

Inilah yang melatarbelakangi peneliti, untuk mengajari 16 sapi menggunakan toilet, yang diberi nama MooLoo, di sebuah peternakan milik Research Institute for Farm Animal Biology.

Sapi tersebut ditempatkan di kandang MooLoo, dan diberi hadiah makanan untuk buang air kecil. Selanjutnya, mereka ditempatkan di area di sebelah MooLoo, dan diberi hadiah bila berjalan ke kandang dan buang air kecil.

Berita Terkait : Dimulai Di Papua, Menteri Desa Bocorkan Strategi Entaskan Kemiskinan Ekstrem

Sapi yang buang air kecil di luar MooLoo, disemprot dengan air selama tiga detik. Sebagai bagian dari pelatihan tahap ketiga, jarak dari toilet diperpanjang. Sistem reward and punishment tetap berlanjut.

Di akhir 10 sesi pelatihan, 11 hewan sukses menjalani toilet training.

"Sangat cepat. Dalam rata-rata toilet training sebanyak 15 hingga 20 kali, sapi-sapi itu akan masuk ke toilet sendiri," ujar Lindsay Matthews, seorang ahli yang terlibat dalam penelitian tersebut kepada Radio New Zealand, seperti dikutip BBC.

Berita Terkait : Perluas Jaringan, Raja Sapta Oktohari Lancarkan Misi Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade

"Hingga akhirnya, tiga perempat sapi eksperimen itu berhasil melakukan tiga perempat buang air kecil di toilet," imbuhnya.

Penampungan 80 persen urin sapi dalam model seperti MooLoo, dapat mengurangi 56 persen emisi amonia.

Selain itu, mengurangi kadar urin di tempat tinggal hewan juga dapat meningkatkan kebersihan dan kesejahteraan mereka. [HES]