Dark/Light Mode

Cegah Computer Vision Syndrome, Istirahatkan Mata Anda Setiap 20 Menit Di Depan Komputer

Kamis, 14 Oktober 2021 09:02 WIB
Ilustrasi mata lelah di depan komputer (Foto: Net)
Ilustrasi mata lelah di depan komputer (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pandemi Covid-19 mengharuskan sebagian pegawai bekerja dari rumah (work from home), yang cenderung membuat kita standby lebih lama di depan komputer atau gadget.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Dr. M. Sidik, SpM(K) mengatakan, ada hal yang patut diwaspadai terkait bekerja dengan komputer dalam durasi lama. Yakni computer vision syndrome yang mengakibatkan mata memerah, berair, gatal, kadang-kadang sampai sakit kepala.

''Ini akibat bekerja terlalu lama dengan komputer, karena bekerja dengan komputer adalah bekerja dengan jarak yang sama dan terus-menerus, berjam-jam,'' kata dr. Sidik dalam konferensi pers Hari Penglihatan Sedunia secara online, Selasa (12/10).

Baca Juga : Lawan Australia, Iwan Bule Yakin Timnas U-23 Mampu Unjuk Prestasi

Sidik menjelaskan, pada dasarnya computer vision syndrome adalah gejala kelelahan pada mata. Ciri-cirinya: mata merah, berair, gatal, lelah, sakit kepala.

Akibatmelihat layar komputer dengan jarak tertentu secara berjam-jam selama bekerja, otot mata akan mengalami kekakuan. Sehingga, saat melihat ke arah jauh, objek terlihat ganda atau buram. Namun, efek tersebut hanya sesaat, dan akan menjadi bahaya jika terbiasa seperti itu.

Untuk mencegah hal itu, dr. Sidik menyarankan penggunaan komputer maksimal selama 2 jam, setelahnya istirahat 10 menit sampai 15 menit.

Baca Juga : Wapres Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Di Manokwari

''Istirahat artinya, berhenti dari melihat layar komputer maupun gawai. Bukan berarti istirahat terus melihat gawai,'' tegasnya.

Istirahat yang dimaksud adalah melihat objek yang jauh atau dengan tutup mata. Atau lazim disebut dengan rule of twenty.

Setelah 20 menit bekerja dengan komputer, mata harus istirahat selama 20 detik, dengan melihat objek pada jarak 6 meter.

Baca Juga : Mahasiswa: Saya Nggak Mati, Cuma Pegel-pegel...

''Itu akan mengurangi beban mata. Istirahatkan mata sejenak, kemudian bekerja kembali,' pungkas dr. Sidik. [HES]