BREAKING NEWS
 

Film Bapak Paling Jujur Siap Tayang 15 Oktober 2026

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 7 Oktober 2026 09:36 WIB
Foto: Cahaya Pictures.

RM.id  Rakyat Merdeka - Seorang calon gubernur yang terbiasa menjaga citra tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbohong. Bukan hanya harus berkata jujur, ia juga tak mampu lagi menyaring apa yang ada di pikirannya.

Kekacauan inilah yang menjadi cerita utama film drama komedi Bapak Paling Jujur karya sutradara Fajar Nugros.

Film produksi Cahaya Pictures bersama Studio Antelope tersebut dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Mengangkat tema kejujuran, Bapak Paling Jujur mencoba membicarakan persoalan sosial melalui cerita komedi yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Fajar Nugros mengatakan, film tersebut tidak dibuat untuk menyindir atau menyinggung pihak tertentu. Menurutnya, cerita yang dihadirkan merupakan upaya untuk melihat kembali arti kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami yang membuat film ini tuh nggak serta merta kita mau ngomong nih kita juga orang jujur nih, gitu juga enggak. Kita juga sedang belajar. Jadi memang berat ternyata jujur," ujar Fajar saat temu media seusai pratayang film di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Bagi Fajar, Bapak Paling Jujur diharapkan tidak berhenti sebagai film hiburan. Ia ingin cerita yang disuguhkan dapat membuat penonton melakukan refleksi setelah menyaksikan film tersebut.

"Jadi hopefully ya jadi pembelajaran, jadi enggak sekadar hiburan aja sih gitu. Mungkin sekarang orang juga sedang berhitung, apa ya yang bikin mereka bisa menggerakkan ke bioskop, ya harapan akan kejujuran itu. Harapannya setelah selesai nonton mereka bisa jujur pada diri sendiri," tutur Fajar.

Baca juga : Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Teror Rephaim Ancam Satu Kota

Tema kejujuran tersebut dikemas melalui kisah Jonas Prakoso, seorang calon gubernur yang terbiasa membangun citra dan berhati-hati dalam memilih setiap ucapan yang disampaikan kepada publik.

Kehidupan Jonas berubah setelah sebuah kutukan dari neneknya membuat dirinya kehilangan kemampuan untuk berbohong.

Namun, masalah yang dihadapi Jonas ternyata lebih rumit. Ia bukan hanya tidak mampu berbohong, tetapi juga kehilangan penyaring dalam menyampaikan apa yang ada di pikirannya.

Akibatnya, berbagai hal yang seharusnya disimpan atau disampaikan dengan cara lebih tepat justru keluar begitu saja dari mulutnya.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan kekacauan dalam berbagai aspek kehidupan Jonas, mulai dari kampanye, pekerjaan, hubungan keluarga, hingga kehidupan pribadinya.

Produser Aoura Lovenson Chandra mengatakan film ini berangkat dari pertanyaan mengenai kehidupan yang dibangun menggunakan kebohongan.

Adsense

"Kalau kita membangun kehidupan dan kesuksesan kita di atas fondasi kebohongan, apa yang terjadi ketika suatu hari kita tidak bisa berbohong lagi?" ujar Aoura saat konferensi pers di Cinema XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).

Menurut Aoura, kejujuran merupakan nilai penting, terutama ketika seseorang berada dalam posisi sebagai pemimpin maupun wakil rakyat.

Baca juga : Kasasi PARFI Dikabulkan, Ki Kusumo Apresiasi Tim Hukum

"Kejujuran memang mahal dan tidak selalu mudah. Tetapi bagi seorang pemimpin dan wakil rakyat, kejujuran seharusnya bukan sebuah pilihan, melainkan komitmen dan tanggung jawab. Lewat film ini, kami ingin membicarakan hal tersebut dengan cara yang ringan dan menghibur. Melalui kekacauan Jonas, penonton bisa tertawa, tetapi juga mungkin pulang dengan pertanyaan tentang arti kejujuran bagi dirinya sendiri," sambungnya.

Dalam proses pengembangan cerita, Fajar Nugros berdiskusi dengan David Nurbianto selaku konsultan komedi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan unsur humor tetap sesuai dengan cerita sekaligus mempertimbangkan risiko dari materi yang diangkat.

David mengatakan, materi komedi dalam film tersebut, termasuk bagian yang menyerupai gaya komedi tunggal, berangkat dari keresahan dan bukan kebencian.

Proses pembacaan naskah dan pengujian materi dilakukan untuk melihat apakah keresahan yang disampaikan dapat dirasakan oleh penonton secara lebih luas.

"Makanya tadi reading, kita coba 'apakah ini hanya asumsi gua? Eh enggak kok dia juga ngerasain'. Nah itu yang kita belain. Kalau hanya mewakili satu perasaan-perasaan gua aja, itu enggak akan kita masukin karena berarti enggak semua orang relate," ujar David.

Ia pun berharap pesan mengenai pentingnya kejujuran dapat tersampaikan tanpa menghilangkan unsur hiburan dalam film.

"Jadi hopefully itu hanya bumbu-bumbu aja, tapi poinnya adalah jujur itu penting dan jujur itu mulai harus dicoba dari sekarang," ujar David.

Baca juga : Nonton Film "Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?", Vino G. Bastian Menangis

Premis Bapak Paling Jujur sebelumnya telah hadir dalam film Brasil O Candidato Honesto yang dirilis pada 2014 serta film Korea Selatan Honest Candidate pada 2020.

Untuk versi Indonesia, premis tersebut dibawa ke dalam karakter, situasi, serta humor yang disesuaikan dengan konteks masyarakat Indonesia.

Kisah Jonas sebagai calon gubernur yang tiba-tiba tidak mampu berbohong menjadi pintu masuk untuk menghadirkan berbagai situasi komedi sekaligus membahas konsekuensi dari kejujuran yang disampaikan tanpa penyaring.

Film Bapak Paling Jujur menghadirkan sejumlah aktor dan komika Indonesia. Beberapa di antaranya Andovi da Lopez, Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, David Nurbianto, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), dan Mieke Shahir.

Dengan perpaduan drama dan komedi, film garapan Fajar Nugros ini menawarkan cerita tentang kejujuran melalui kekacauan yang dialami Jonas. Bapak Paling Jujur tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense