BREAKING NEWS
 

Celltech Stem Cell Centre Hadir Di UNHAS Makassar

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Senin, 27 Januari 2025 08:12 WIB
Peresmian Celltech Stem Cell Centre di RS Universitas Hasanuddin (RS UNHAS), Sabtu (25/1/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Makassar kini menjadi pusat layanan kesehatan mutakhir dengan diresmikannya Celltech Stem Cell Centre di RS Universitas Hasanuddin (RS UNHAS).

Kolaborasi antara Celltech Vinski Tower dan UNHAS ini menghadirkan terobosan baru bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya dalam penyimpanan tali pusat bayi baru lahir dan terapi sel punca atau stem cell.

President World Council of Stem Cell (WOCS), Prof. dr. Deby Vinski, turut hadir dalam peluncuran ini. Ia menjelaskan bahwa penyimpanan tali pusat kini dapat dilakukan dengan mudah di Makassar tanpa harus ke Jakarta atau luar negeri.

“Cukup hubungi hotline Bank Celltech dan beri tahu dokter kandungan, tim UNHAS Celltech akan mengambil langkah selanjutnya,” ujar Prof. Deby.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Minggu 26 Januari, Hadir Di 2 Lokasi

Terobosan ini merupakan hasil dari MOU yang telah ditandatangani sejak 2016 antara UNHAS dan Celltech Vinski Tower. Menurut Prof. Deby, terapi sel punca berbasis evidence-based telah terbukti efektif untuk lebih dari 80 jenis penyakit, seperti diabetes, stroke, gangguan ginjal, penyakit jantung, autoimun, kelainan darah, luka bakar, hingga gangguan perkembangan seperti autism spectrum disorder dan cerebral palsy.

Deretan tokoh dan selebriti yang Telah Manfaatkan Terapi Stem Cell Manfaat terapi stem cell telah dirasakan oleh berbagai tokoh nasional, termasuk Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Dr. Muhammad Jusuf Kalla, Surya Paloh, Prof. Mahfud MD, dan Hotman Paris Hutapea.

Adsense

Bahkan, publik figur seperti Ustazah Oki Setiana Dewi dan keluarganya juga mendapatkan manfaat kesehatan dari terapi ini. Salah satu kisah inspiratif datang dari seorang pasien yang mengalami autoimun selama 17 tahun dan berhasil pulih berkat terapi stem cell yang dikembangkan oleh Celltech.

Peresmian oleh Rektor UNHAS dan Tim Ahli Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, yang dikenal berpikiran maju, memimpin peresmian ini bersama Direktur RS UNHAS, Prof. dr. Andi Muh Ichsan, dan Komite Sel Punca, termasuk dr. Marhaen Hardjo dan Prof. Farida.

Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor Sabtu 25 Januari, Hadir Di 2 Lokasi

Acara ini ditandai dengan gunting pita sebagai simbol dimulainya layanan terapi sel punca di Makassar.

“Ini adalah langkah besar untuk menjadikan Makassar sebagai salah satu pusat kesehatan modern di Indonesia. Dengan adanya Celltech Stem Cell Centre, masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan terbaik tetapi juga berkontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujar Prof. Jamaluddin.

Celltech telah menjadi centre of excellence untuk validasi terapi sel punca, dengan kolaborasi global bersama Swiss Biotech, universitas di Italia, EIU Barcelona, Dubai, dan Amerika Serikat.

Di dalam negeri, Celltech juga bekerja sama dengan RS POLRI, Universitas Pertahanan RI, RS Sentra Medika, RS Batam, dan Universitas Batam. Lembaga penelitian sel punca di Universitas Pertahanan pun telah didirikan sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat riset berbasis teknologi kesehatan.

Baca juga : SIM Keliling Jakarta Sabtu 25 Januari, Hadir Di 5 Lokasi

Dengan hadirnya layanan ini, Makassar kini menjadi salah satu kota terdepan dalam pengembangan terapi sel punca di Indonesia, membuka akses kesehatan modern bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Celltech Stem Cell Centre membuktikan bahwa inovasi kesehatan kini bukan hanya milik kota besar, tetapi juga hadir untuk seluruh Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense