Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu-ibu PKK Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengikuti pelatihan pengolahan singkong yang diselenggarakan di Balai Desa, 5 Februari 2025. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil tani, khususnya singkong, agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Acara digelar mahasiswa KKN PDM Universitas Mataram (Unram)
Baca juga : Pertamina Dinobatkan Perusahaan Terbaik di Indonesia versi Majalah TIME
Sekretaris Desa Sengkol, Nursam, dalam sambutannya menyampaikan harapan, dengan adanya acara ini, ibu-ibu KWT maupun ibu-ibu PKK dapat membuat menu olahan tidak hanya dari singkong, tetapi juga dari hasil pertanian lainnya. Singkong ini bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi berbagai macam kue.
Baca juga : Perbankan Kian Tahan Banting Hadapi Gejolak
Dia juga mengungkapkan kekaguman terhadap variasi olahan singkong. Awalnya dia mengira singkong hanya bisa dibuat keripik atau tape. Tapi ternyata bisa juga diolah menjadi kue ongol-ongol.
Baca juga : Pakar Hukum Pidana Puji Penegakan Hukum Di Era Prabowo
Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan, yang mencakup teknik pemilihan singkong berkualitas hingga proses pengolahan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Sengkol dapat lebih kreatif dan mandiri dalam mengembangkan hasil tani lokal.
Powered by Froala Editor
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.