RM.id Rakyat Merdeka - Google Gemini Campus Tour menjangkau lebih dari 47 ribu mahasiswa di sembilan perguruan tinggi di Indonesia sepanjang Agustus-Oktober 2026.
Program ini mengajak generasi muda memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pembelajaran, mengembangkan kreativitas, hingga mempersiapkan karier.
Mengusung semangat "Lihat yang Kamu Bisa”, program ini memberikan pengalaman interaktif bagi mahasiswa untuk mengenal berbagai fitur Gemini dan mengeksplorasi pemanfaatannya dalam kegiatan akademik maupun keseharian.
Country Marketing Manager Google Indonesia, Muriel M., mengatakan, AI membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk belajar, bereksperimen, dan mengembangkan ide.
“Melalui Google Gemini Campus Tour, kami ingin memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dalam bagaimana Gemini dapat membantu berbagai aktivitas, baik di dalam maupun di luar kegiatan akademik,” ujar Muriel.
Ia berharap pengalaman tersebut mendorong mahasiswa berani mencoba hal baru dan menemukan potensi yang mungkin belum mereka sadari.
Baca juga : Google Gemini Dorong Kreativitas Desainer Hingga Rumah Kreatif
Penggunaan AI di kalangan generasi muda juga menunjukkan tren peningkatan.
Melalui Gemini Campus Tour, mahasiswa diajak mencoba beragam fitur AI yang dapat mendukung proses belajar secara lebih personal.
Salah satunya melalui Study Notebooks, yang memungkinkan mahasiswa mengolah silabus, catatan kuliah, dan materi pembelajaran menjadi ringkasan serta latihan untuk membantu memahami materi.
Mahasiswa juga dapat memanfaatkan Gemini Live untuk bertanya dan berdiskusi menggunakan suara maupun kamera.
Sementara itu, kemampuan generatif Gemini dapat digunakan untuk mengembangkan gagasan menjadi visual dan konten kreatif.
Tak hanya untuk urusan akademik, Gemini juga dapat membantu mahasiswa menyempurnakan tulisan, menyusun CV dan portofolio berdasarkan pengalaman maupun proyek yang pernah dikerjakan, serta mengeksplorasi berbagai ide untuk pengembangan diri.
Baca juga : Cara mengatasi salah transfer di BRImo
Manfaat tersebut dirasakan Berdine Nalsalita, mahasiswi Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Ia menilai Gemini membantunya memahami materi dengan pendekatan yang lebih personal.
“Buat aku, Gemini sudah seperti study companion yang membantu memahami materi dengan cara yang lebih personal,” kata Berdine.
Ia mencontohkan fitur Gemini Notebook yang dapat mengubah materi menjadi podcast. Fitur tersebut membantunya mengulang pelajaran sambil mempersiapkan diri sebelum mengikuti kelas.
Setelah mengikuti Gemini Campus Tour dan mencoba fitur lainnya, Berdine menyadari AI juga dapat dimanfaatkan untuk mengeksplorasi ide di luar kegiatan belajar.
Pengalaman itu, menurut dia, membuka perspektif bahwa berbagai perangkat AI sudah tersedia untuk membantu mahasiswa mencapai tujuan.
Baca juga : Wamen Iren: RI Jangan Cuma Jadi Pengguna AI
Hal terpenting adalah keberanian untuk mencoba dan menemukan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Untuk memperluas akses mahasiswa terhadap teknologi AI, Google juga menawarkan akses Google AI Plus gratis selama satu tahun bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan di Indonesia.
Penawaran ini berlaku hingga 31 Desember 2026. Paket tersebut mencakup akses ke berbagai fitur Gemini serta penyimpanan sebesar 400 GB untuk menyimpan materi kuliah, dokumen, dan kebutuhan akademik lainnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.