RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 11 penerima manfaat GrabScholar angkatan pertama jenjang sarjana, yang memulai studinya pada 2022, telah menyelesaikan pendidikan tepat waktu dalam masa studi empat tahun pada 2026.
Sejak 2022 hingga 2025, program ini telah menjangkau lebih dari 5.700 penerima manfaat di Indonesia dengan total bantuan pendidikan mencapai Rp 25,8 miliar, termasuk puluhan mahasiswa di jenjang perguruan tinggi yang semuanya menempuh pendidikan di PTN unggulan.
Secara keseluruhan, Indonesia menjadi kontributor beasiswa GrabScholar terbesar, menyumbang hampir 70 persen dari total dampak program di Asia Tenggara.
Kelulusan angkatan pertama ini turut ditandai oleh capaian akademik yang kuat, di mana mayoritas lulus dengan predikat cum laude dari sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Indonesia.
Pencapaian ini dirayakan dalam Malam Apresiasi Kelulusan GrabScholar Angkatan Pertama di Jakarta, yang dihadiri oleh Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, serta Andy F Noya, Founder & CEO BenihBaik.com.
Pada 2022, Nadine berhasil diterima di Universitas Indonesia, Program Studi Sistem Informasi. Namun, kendala biaya pendidikan menjadi salah satu hal yang membuat Nadine hampir mengurungkan niat untuk mengenyam pendidikan di salah satu universitas terbaik di Indonesia itu.
Baca juga : Lulus Tepat Waktu, 11 Penerima Beasiswa GrabScholar Siap Kerja
Di tengah kendala tersebut, ayah Nadine yang merupakan Mitra Pengemudi Grab menjadi pembuka jalan bagi Nadine.
“Suatu malam, ayahku melihat notifikasi pengumuman pembukaan GrabScholar di aplikasi Grab Driver-nya. Ayah lalu menyarankan aku untuk mencari tahu tentang GrabScholar ini,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (21/10/2026).
Setelah mendapatkan informasi tersebut, ternyata salah satu persyaratan awalnya adalah memiliki surat penerimaan dari universitas.
“Aku langsung coba daftar dan Alhamdulillah berhasil lolos hingga tahap akhir,” ceritanya.
Begitu juga dengan Malik Al Hazazi Vanery yang akrab disapa Malik, biaya pendidikan juga menjadi kendala saat ia diterima di Program Studi Teknik Elektro Universitas Indonesia pada tahun 2022.
Sebagai anak tunggal, Malik tumbuh dengan melihat ayahnya, mantan karyawan bank yang terdampak PHK saat pandemi, memulai kembali dari nol sebagai Mitra Pengemudi Grab.
Baca juga : Imelda, Mitra Pengemudi Tuli Temukan Ruang Setara di Balik Kemudi Grab
“Perjuangan itu menjadi alasan saya untuk bersungguh-sungguh menempuh pendidikan demi masa depan yang lebih baik, sekaligus bisa membantu keluarga memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya.
Bagi Lathifah Jihan Ryanputri atau akrab disapa Jihan, perjuangan sang ayah menafkahi keluarga sebagai Mitra Pengemudi Grab menjadi pengingat untuk tidak menyia-nyiakan setiap kesempatan yang dimilikinya.
Semangat itu terus mengiringi perjalanannya hingga berhasil menyelesaikan studi S1 di Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tepat waktu pada Agustus 2026 dengan predikat cum laude.
“Beasiswa seperti ini dapat membuka jalan bagi kami untuk melangkah lebih jauh. Kesulitan ekonomi sering membatasi kesempatan seseorang. Ketika ada beasiswa, anak memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan dan berkembang,” katanya.
Di balik pencapaian pendidikan, ada perjuangan dan doa orang tua yang menjadi sumber semangat bagi anak-anak untuk meraih cita-cita.
Hal ini tercermin dalam kisah Dyandra Nadine Zahira, Malik Al Hazazi Vanery, dan Lathifah Jihan Ryanputri, tiga penerima beasiswa GrabScholar angkatan pertama yang berhasil menyelesaikan pendidikan S1 pada tahun 2026.
Baca juga : GEBUK JUDOL Ronde 3 Dorong Kesadaran Keamanan Ruang Digital
Ketiganya menempuh perjalanan yang berbeda, tetapi memiliki kesamaan: dukungan orang tua dan kesempatan pendidikan menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka meraih masa depan yang lebih baik.
Dyandra Nadine Zahira menuntaskan studi di program studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, dan Malik Al Hazazi Vanery menuntaskan studi di program studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, keduanya di Universitas Indonesia (UI).
Sementara Lathifah Jihan Ryanputri berhasil menyelesaikan studi di Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM). DWI GrabScholar merupakan bagian dari komitmen GrabForGood untuk memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas bagi anak-anak Mitra Pengemudi Grab dan Mitra GrabMerchant di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.