RM.id Rakyat Merdeka - PT Pos Indonesia (Persero) sejak beberapa tahun terakhir menjadi mitra penyaluran beragam bantuan sosial (bansos) oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Kehadiran Pos Indonesia dinilai sangat memudahkan penyaluran dana bansos sehingga efektif, tepat waktu, dan akuntabel.
Penyaluran bansos yang masih berjalan hingga saat ini ialah bansos sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam menyukseskan penyaluran bansos hingga tercapai target 100 persen, Pos Indonesia berkoordinasi dengan aparat pemerintahan setempat, aparat keamanan, dan yang tak kalah penting ialah koordinasi dengan pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya tersebut, TKSK kerap berkoordinasi dengan Kantorpos selaku perpanjangan tangan penyaluran bansos dari Kementerian Sosial. Para pendamping TKSK tersebut menilai kehadiran Pos Indonesia memudahkan penyaluran bansos.
“Manfaat layanan Pos Indonesia kepada masyarakat besar sekali. Proses pengambilan tidak lama. Kalau antrean biasa lah itu karena yang mengambil banyak. Ketika proses pencairan termasuk cepat. Selain itu juga terlindungi, maksudnya tidak di tempat terbuka jadi masyarakat nyaman,” kata Pendamping TKSK Caly Defiyanto, Jumat (10/5/2024).
Baca juga : Akomodasi Jemaah Haji Indonesia di Makkah Sudah Siap
Selama ini, kata Caly, kerja sama TKSK dengan Kantor Pos terjalin baik. Data KPM yang diberikan oleh Kantor Pos pun sesuai. “Jelang penyaluran bansos biasanya kami mendapat pemberitahuan bahwa akan ada penyaluran. Kantor Pos memberikan data-data serta waktu penyaluran,” katanya.
Kemudian pada hari H penyaluran bansos, Caly menjelaskan prosesnya efisien dan efektif. Kecepatan Pos dalam penyaluran bagus sekali. Masyarakat tidak perlu banyak birokrasi.
“KPM (Keluarga Penerima Manfaat) cukup datang ke Kantor Pos, registrasi, foto, langsung cair dana bansosnya. Dan yang paling penting dana bansos diterima tanpa ada potongan,” ujarnya.
Selain disalurkan melalui Kantor Pos memiliki metode penyaluran melalui komunitas dan diantarkan langsung ke rumah KPM atau door to door. “Penyaluran di komunitas biasanya dilakukan di kantor kelurahan. Pelayanan pencairannya sama seperti di Kantor Pos, cuma rayonnya saja yang dipindah ke kelurahan,” tuturnya.
Baca juga : Punya Country Manager Baru, Visa, Indonesia Siap Pacu Bisnis Digital
Pendamping TKSK lainnya, Eti Kurniasih dari Kecamatan Andir Kota Bandung, juga memberikan penilaian positif terhadap pelayanan Kantor Pos. Pencairan dana bansos di Kantor Pos, kata Eti, lebih aman dan tepat sasaran jika dibandingkan dengan penyaluran dana bansos melalui kartu ATM.
Sementara itu, Executive General Manager Kantor Pos KCU Bandung, Arif Yudha menjelaskan, alur kerja penyaluran dana bansos dan persiapan yang dilakukan petugas Kantorpos. “Kita melakukan koordinasi dulu dengan pemerintah setempat baik itu dengan Dinsos di kecamatan maupun desa/kota. Setelah itu kita membagikan surat pemberitahuan kepada KPM,” kata Arif.
Koordinasi dengan pendamping TKSK, sebut Arif, berjalan lancar. TKSK sangat membantu mengedukasi dan menyosialisasikan penyaluran bansos kepada KPM. TKSK juga melaporkan jika terdapat KPM yang belum menerima bansos.
“TKSK selalu menyampaikan informasi. Misalnya ada yang belum tersalurkan, mereka langsung laporkan. Kami juga melakukan verifikasi bersama dengan pemerintah setempat apakah penerima ini pindah, sudah meninggal, keluar kota, dan lainnya, sehingga kita bisa memperbarui data,” ucap Arif.
Pos Indonesia menjalankan penyaluran bansos melalui tiga metode, yakni dibagikan di Kantor Pos, komunitas, dan diantarkan ke rumah KPM (door to door). Untuk layanan door to door, Arif mengatakan dilakukan demi memastikan seluruh KPM menerima bansos.
“Kita ingin proses pembayaran tersalurkan semuanya 100 persen, sehingga kita berupaya mendatangi, mendekatkan ke masyarakat. Terutama prioritas kepada yang sakit, disabilitas, lansia. Kalau ada pemintaan khusus karena terlalu jauh ke komunitas di Kota Bandung, kita layani,” ujarnya.
Tak hanya itu untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, tepat waktu, dan akuntabel, Pos Indonesia menyediakan aplikasi PGC. Aplikasi ini digunakan oleh petugas Pos saat menyalurkan bansos. Melalui aplikasi PGC akan terlihat titik koordinat penyaluran, foto penerima bansos, dan foto rumahnya jika penyaluran dilakukan secara door to door.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.