BREAKING NEWS
 

Jualan Di Tokopedia Dan ShopTokopedia, Denara Bali Raih Omzet Hingga Rp 400 Juta

Reporter : DWI ILHAMI
Editor : SRI NURGANINGSIH
Jumat, 30 Agustus 2024 17:12 WIB
Produk Kosmetik Denara Bali. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jatuh bangun, dan sempat bangkrut saat memulai usaha Denara Bali sejak tahun 1997-2005 di aromaterapi dan dupa oleh orangtuanya yaitu Made Diksa Wimona dan drh Ni Wayan Kesumawati Dewi, Sang pemilik atau CEO Denara Bali Sathya Narayana (26) akhirnya meneruskan usahanya, dan bangkit di tahun 2007 dengan mendirikan usaha industri kosmetik dan perawatan tubuh terutama di produk spa Bali.

Saat ini, Denara Bali bahkan mampu meraih omzet di kisaran Rp 250-Rp 400 juta per bulan.

Sathya mengaku, produk industri kosmetik dan perawatan tubuh di Bali menjadi usaha yang sangat menjanjikan.

“Kami juga telah memiliki satu pabrik berkapasitas 150 sampai 250 kilogram setiap kali produksi, dan mampu menghasilkan omzet dari paling kecil Rp 250 juta hingga paling tinggi mencapai Rp 400 juta per bulan,” ungkapnya dalam acara media visit di Bali, Rabu (28/8/2024).

Ia bercerita, saat pandemi Covid-19, membuat hampir semua sektor industri, terutama di Bali lesu, tak terkecuali sektor industri perawatan tubuh.

“Denara Bali termasuk usaha yang terimbas pandemi hingga nyaris tutup karena saat itu seluruh sistem pemasarannya masih offline,” ungkapnya.

Baca juga : Gencar Kampanye Beli Lokal, Seller Tokopedia Dan ShopTokopedia Tumbuh Hingga 4 Kali Lipat

Setelah mengambil alih usaha kedua orangtuanya, Sathya mulai menggencarkan strategi penjualannya dengan memanfaatkan platform online seperti Tokopedia dan ShopTokopedia.

Ia mengaku, sejak mengikuti beragam kampanye dan menggunakan fitur di Tokopedia dan ShopTokopedia, omzet Denara Bali meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan sebelum mengikuti kampanye dan fitur Tokopedia dan ShopTokopedia, yang berkontribusi sebesar 25 persen terhadap penjualan Denara Bali.

“Sejak bergabung dengan Tiktok Shop dan Tokopedia, kami juga membentuk tim konten creator untuk video di Tiktok, karena dari offline ini berkontribusi ke penjualan bisa sampai 60 hingga 70 persen,” jelasnya.

Melalui Tokopedia dan ShopTokopedia, Denara Bali juga mampu menjangkau pelanggan yang lebih luas lagi, di luar Pulau Bali.

Adsense

“Beberapa produk terlaris Denara Bali seperti body scrub, hand and body lotion and natural soap," kata Sathya.

Denara Bali pun serius memanfaatkan ShopTokopedia dengan membentuk tim marketing yang didalamnya mencakup content creator yang fokus membuat beragam konten menarik serta mengamati beragam tren.

Baca juga : Kolaborasi Tokopedia dan PMO Kopi Nusantara Dorong Budidaya Kopi Berkelanjutan

Bagi Sathya, kehadiran ShopTokopedia menjadi strategi soft selling yang menggabungkan tren di masyarakat dengan tema khusus dan identitas Denara Bali yang menghadirkan harmoni antara keindahan alam dan rangkaian kecantikan, memberikan sentuhan alami yang memancarkan pesona Pulau Dewata.

Ke depan, ia akan terus mengembangkan produknya dengan memanfaatkan bahan baku lokal dari kekayaan alam Indonesia.

Bahan baku lokal tersebut ia dapat melalui kerja sama dengan 10 partner, yakni suplier di berbagai daerah.

“Kami juga akan fokus melakuan ekspor ke pasar internasional. Saat ini kami dengan telah menjangkau pembeli di Amerika Serikat (AS), Inggris hingga Kanada,” ucapnya.

Diketahui, Denara Bali menggunakan bahan-baku lokal seperti kunyit untuk produk Heritage Edition varian turmeric, lidah buaya, bengkoang, dan rumput laut.

Tak hanya itu, juga tengah dikembangkan bahan baku lain seperti jahe, pepaya, dan lainnya.

Baca juga : Penjualan Brand Lokal Di Tokopedia Dan ShopTokopedia Melonjak 2,5 Kali Lipat

Di kesempatan yang sama, Communications Senior Lead Tokopedia and ShopTokopedia Rizky Juanita Azuz mengatakan, dengan potensi yang besar dari UMKM Bali, Tokopedia dan ShopTokopedia terus berupaya agar pelaku usaha di Indonesia bisa memulai dan membangun bisnis lewat platform Tokopedia dan ShopTokopedia.

“Dengan terus mendukung pelaku usaha di Indonesia, termasuk di Bali, harapannya masyarakat juga bisa semakin mudah dalam menjangkau berbagai produk kebutuhan, sehingga ekonomi digital Bali hingga Indonesia,” ucap Rizky.

Khusus di Bali, beberapa kategori produk mengalami kenaikan transaksi signifikan selama enam bulan ke belakang, seperti penjualan produk Kecantikan dan Perawatan Diri melalui kampanye Beli Lokal di Tokopedia melonjak 1,5 kali Iipat (Data per 12 Desember 2023-12 Juni 2024 dibandingkan 12 Desember 2022-12 Juni 2023).

Selanjutnya, di Bali, beberapa kategori mengalami kenaikan transaksi secara signifikan lewat kampanye Beli Lokal. Contohnya, kategori Kecantikan dan Fashion mengalami lonjakan penjualan hampir 8 kali lipat, sedangkan penjualan pada kategori Perawatan Diri naik lebih dari 8 kali lipat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense