Dark/Light Mode

Tokopedia Catat Donasi dan Pembayaran Zakat Hingga Rp 7,8 Miliar di Ramadan 2024

Kamis, 18 April 2024 13:54 WIB
Tokopedia mencatat jumlah pembayaran zakat dan donasi yang terkumpul di platformnya mencapai lebih dari Rp 7,8 miliar sepanjang Ramadan 2024.
Tokopedia mencatat jumlah pembayaran zakat dan donasi yang terkumpul di platformnya mencapai lebih dari Rp 7,8 miliar sepanjang Ramadan 2024.

RM.id  Rakyat Merdeka - Tokopedia mencatat jumlah pembayaran zakat dan donasi yang terkumpul di platformnya mencapai lebih dari Rp 7,8 miliar sepanjang Ramadan 2024.

Tokopedia juga mencatat antusiasme masyarakat dalam melakukan pembayaran zakat fitrah secara online melalui Tokopedia, melonjak lebih dari 3,5 kali lipat empat hari jelang Lebaran 2024 dibandingkan dengan periode seminggu sebelum Lebaran 2024.

Sedangkan jumlah transaksi pada fitur Zakat Mal lewat Tokopedia melonjak hampir 1,5 kali lipat di periode yang sama.

“Kami terus mengedepankan kolaborasi dengan berbagai lembaga kemanusiaan untuk mempermudah masyarakat menjalankan ibadah sekaligus berbagi kebaikan melalui Tokopedia, khususnya sepanjang bulan Ramadan 2024,” kata External Communications Senior Lead Tokopedia Rizky Juanita Azuz di Jakarta, Kamis (18/4/2024).

Baca juga : Laba Operasional SeaBank Melonjak Rp 288,97 di Tahun 2023

Tokopedia bekerja sama dengan sejumlah lembaga kemanusiaan–termasuk BAZNAS, LAZIS NU, Dompet Dhuafa, Rumah Yatim, Rumah Zakat dan masih banyak lainnya, telah menghadirkan berbagai pilihan fitur untuk mempermudah masyarakat dalam berbagi kebaikan, tidak terkecuali selama Ramadan 2024, mulai dari Zakat Fitrah, Donasi, Wakaf, Fidyah, Zakat Maal dan lain-lainnya.

Perlu diketahui bahwa bagi masyarakat yang telah membayar zakat melalui Tokopedia, akan mendapatkan Bukti Setor Zakat yang sudah disahkan oleh Pemerintah untuk mengurangi penghasilan kena pajak.

Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat, termasuk peraturan di bawahnya seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2014 dan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2014 tentang zakat.

Kemudian Peraturan Dirjen Pajak Nomor 11 Tahun 2017 juga menegaskan zakat/sumbangan keagamaan yang bersifat wajib dapat dikurangkan dari penghasilan bruto sebagai penghitungan pajak.

Baca juga : PUPR Targetkan Bendungan Tiga Dihaji Bisa Rampung Akhir 2024

Rizky mengatakan, selain zakat fitrah, Tokopedia juga mencatat minat masyarakat dalam berbagi kebaikan melalui donasi masih sangat tinggi.

“Ini terbukti dari jumlah transaksi pada fitur Donasi melejit hampir dua kali lipat sepanjang Ramadan tahun 2024 dibandingkan dengan periode Ramadan pada 2023,” tutur Rizky.

Hasil donasi pengguna disalurkan oleh mitra lembaga kemanusiaan terhubung untuk memenuhi kebutuhan Ramadan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Berkat donasi dari masyarakat melalui Tokopedia, para mitra lembaga kemanusiaan terhubung telah menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, mulai dari hidangan buka puasa untuk yatim dan dhuafa, parsel Lebaran, tunjangan hari raya, hingga perlengkapan ibadah.

Baca juga : Jepang Kembali Sumbang Dana Rp 557 Miliar Untuk Rakyat Palestina

Melalui kolaborasi dengan para mitra lembaga kemanusiaan, donasi dari masyarakat secara berkala terus menjangkau berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Medan, DKI Jakarta, Bandung, Deli Serdang, Pekanbaru, Lombok Barat hingga Papua.

“Semoga donasi yang terkumpul dari masyarakat dapat membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan sekaligus menginspirasi lebih banyak masyarakat berbagi kebaikan dengan sesama,” harap Rizky.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.