BREAKING NEWS
 

Gelar Pameran Teknologi Industri, Napindo Kolaborasi Pengolahan Air Dan Daur Ulang

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 19 September 2024 14:39 WIB
Napindo Media Ashatama resmi membuka Pameran Teknologi Industri Indo Water, Indo Waste Recycling, Indo Renergy, Electric, Indo Security, Indo Firex dan IISMEX 2024. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Napindo Media Ashatama resmi membuka Pameran Teknologi Industri Indo Water, Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, Indo Firex dan IISMEX 2024 Expo & Forum, guna menghadirkan solusi pengelolaan air, limbah, daur ulang sampah, pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dan kelistrikan, keamanan, serta keselamatan untuk meningkatkan pengembangan kota cerdas yang aman di tanah air.

Managing Director Napindo Media Ashatama, Arya Seta Wiriadipoera mengatakan, acara yang berlangsung selama tiga hari di JIExpo Kemayoran ini, 18-20 September 2024 berhasil menghadirkan 542 peserta pameran dari 31 negara.

"Ada delapan paviliun negara turut tampil di pameran ini antara lain Indonesia, Austria, Cina, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Swiss dan Turki," ujar Arya, melalui siaran pers, Kamis (19/9/2024).

Menurut Arya dengan kehadiran berbagai negara, mencerminkan pentingnya kegiatan ini sebagai platform internasional untuk bertukar ide, teknologi dan inovasi terkini.

“Kami mengajak para pengunjung untuk memperkaya wawasan dan membuka peluang kolaborasi lebih lanjut," katanya.

Baca juga : Lewat Program Hilirisasi, Mind ID Dukung Industri Pertambangan Beri Kontribusi Perekonomian

Menurut Arya, hal ini juga terwujud berkat kolaborasi erat Napindo dengan berbagai lembaga Pemerintah.

Termasuk, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Serta, Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) ditambah dukungan dari kementerian, lembaga dan asosiasi terkait lainnya.

“Sinergi ini menunjukkan, komitmen bersama dalam mendorong pertumbuhan sektor-sektor vital yang mendukung pengembangan kota cerdas dan industri terkait,” kata Arya.

Adsense

Lebih lanjut Arya menyampaikan, pameran ini memberikan gambaran langsung tentang inovasi mutakhir yang dapat diterapkan di berbagai sektor, baik di bidang teknologi air, pengelolaan limbah dan daur ulang, energi baru terbarukan dan kelistrikan, keamanan, kebakaran, SAR, penanggulangan bencana dan K3, maupun solusi kota cerdas.

Sebagai informasi, pameran ini dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Amran MT.

Baca juga : Urus Pertanian, Jokowi Dapat Penghargaan Dari FAO

Amran menuturkan, inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan ruang diskusi yang konstruktif dalam rangka pemecahan masalah, demi mewujudkan konsep kota cerdas di berbagai daerah di indonesia.

Ia menambahkan, tantangan pengelolaan perkotaan yang semakin hari semakin kompleks seiring dengan menguatnya daya saing perkotaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pemerintahan, industri, jasa dan pusat kegiatan lainnya.

Karena itu, beberapa isu dalam pengelolaan perkotaan perlu mendapatkan atensi yang lebih baik.

Sementara itu, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN atau Bappenas Ervan Maksum menilai, penyelenggaraan Indo Water dan Indo Waste & Recycling menandakan tingginya komitmen yang dimiliki bersama dalam pembangunan Indonesia di sektor air minum dan sanitasi.

Tak hanya itu, acara ini juga menjadi ajang dalam memperkenalkan teknologi-teknologi baru di bidang air, pengelolaan limbah daur ulang dan bidang lainnya dalam menghadapi tantangan global saat ini.

Baca juga : Usung Teknologi Terbaru, JIP Terapkan Pengolahan Limbah Kabel

Hal ini, kata Ervan, juga sejalan dengan isu dan arah kebijakan pembangunan Bappenas dalam pembangunan air minum dan sanitasi dalam 20 tahun ke depan, yakni menjadi negara nusantara yang berdaulat.

“Sanitasi yang aman menjadi dasar setiap kebutuhan rumah tangga. Visi besar Indonesia 2045 yakni mencapai 100 persen akses air layak minum, 100 persen air siap minum perpipaan perkotaan dan 70 persen akses sanitasi aman,” pungkas Ervan.  

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense